Pembangunan Lajur Ambulance Dikaji BP2JN XV dan PUPR Manado

oleh

Manadotempo, Manado-Dinas PUPR Pemkot Manado pacu realisasi pembangunan jalur Evakuasi Gawat Darurat (Lajur Khusus Ambulance) di ruas jalan Bahu-Malalayang.

PUPR Manado pun tidak berjalan sendiri, mereka terus brkoordinasi dengan BP2JN XV Suwaan Kalawat Minut. Agar jalur tersebut mampu menjawab kebutuhan semua pihak.

Faktanya, rapat digelat hingga petang hari (Jumat 23 Maret 2018) di kantor BP2JN XV Suwaan Kalawat Minut, bersama para pejabat terkait BP2JN XV, yang dipimpin Kepala Balai Ir. Riel Mantik. Kadis PUPR Manado Peter Assa menerengkan, rapat tersebut untuk menuntaskan verifikasi DED Lajur Evakuasi Gawat Darurat (Lajur Khusus Ambulance) di ruas jalan Bahu-Malalayang.
Pasalnya, rencana awal lajur khusus ini akan diapit dua baris kansteen di kiri dan kanan jalan, namun setelah dilakukan kajian dan pertimbangan mendalam maka baris kansteen hanya akan dipasang di sisi kanan lajur.
“Dengan demikian, adanya lajur evakuasi gawat darurat dengan satu sisi kansteen tidak hanya akan melapangkan jalan ambulance yang membawa pasien gawat darurat ke RSUP Kandou. Tetapi juga akan dapat secara siknifikan meningkatkan kapasitas jalan dan mengurangi kemacetan lalu lintas di ruas jalan arteri primer Bahu-Malalayang,” jelas Assa.

Lanjutnya, dalam rapat tersebut dibahas pula rencana bersinerginya DPUPR Manado dan BP2JN XV ke depan. Mulai dari bagaimana secara bersama mengatasi banjir dan genangan dalam kota melalui penataan drainase kota pada jalan-jalan nasional yg akan dikerjakan bersama oleh DPUPR Manado dan BP2JN XV hingga pembangunan jalur jalur jalan alternatif untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dalam kota. “Terima kasih kepada Kepala BP2JN XV bapak Ir Riel Mantik,” tutup Assa. (tor)

No More Posts Available.

No more pages to load.