2 Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wawali Digelar Sederhana

2 Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wawali Digelar Sederhana
Posted by:

Manadotempo, Manado-Perayaan dua tahun kepemimpinan Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota (Wawali) Mor D Bastiaan, berlangsung sederhana namun semarak di lapangan Sparta Tikala Manado, Jumat (11/05/2018).

Acara yang dihadiri Walikota dan Wawali bersama isteri masing-masing yang juga Ketua serta Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Julyeta PA Lumentut Runtuwene dan Imelda Bastiaan Markus, diwarnai dengan berbagai atraksi seni seperti Paduan Suara, Group Qasidah, Kolintang, Tarian Bali dan Tarian Katrili.

Diawali dari Kantor Walikota Manado, rombongan Walikota dan Wawali bersama para pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Manado Rum Dj Usulu, berjalan kaki menuju lapangan Sparta Tikala, diiringi musik bambu klarinet.

Tiba di lapangan Sparta Tikala sebagai lokasi pelaksanaan acara, Walikota dan Wawali bersama isteri menyalami unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado yang hadir, diantaranya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nortje Van Bone, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Manado Kombel Pol FX Surya Kumara, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1309 Manado Letkol Inf Arif Harianto, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Manado Edward TH Simarmata, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Manado dan Komandan Pangkalan Udara Sam Ratulangi (Danlanudsri) serta undangan lainnya.

Acara dimulai dengan penampilan dua penari tarian Bali, Paduan Suara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Group Qasidah Fathona, Kwartet Suara Nubuatan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), Paduan Suara UNIMA, Kolintang dari Dinas Pariwisata Manado, Tarian Katrili siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta paduan suara Dharma Wanita Persatuan serta paduan suara Kepala Lingkungan, Camat dan Lurah se-Kota Manado.

Ibadah syukur dilakukan para rohaniawan dari berbagai agama dan denominasi gereja. Sedangkan, khotbah dipimpin Pdt Tedisius Batasina serta doa penutup dan berkat oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy EG Lengkong. Dalam sambutannya, Walikota mengatakan selama dua tahun memimpin Kota Manado, dirinya dan Wawali meyakini jika semua boleh terlaksana karena anugerah Tuhan dan tak lepas dukungan semua pihak yakni warga masyarakat dan khususnya ASN di lingkungan Pemerintah Kota Manado serta unsur media massa baik cetak maupun elektronik. “Karena bagi saya dan Pak Mor, dua tahun kami memimpin kota hanyalah karena anugerah Tuhan dan dukungan warga masyarakat termasuk ASN serta media massa. Sehingga, kota ini boleh ada sebagaimana adanya hari ini, dalam suasana yang semakin aman, damai dan rukun,” ujar Walikota.

Olehnya, sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kegiatan perayaan dua tahun kepemimpinan dilaksanakan dalam bentuk ibadah syukur dan puji-pujian dari berbagai golongan agama. “Hanyalah ungkapan syukur yang saya dan Pak Wakil Walikota naikan kepada Tuhan yang memberikan kesempatan bagi kami untuk memimpin kota ini. Dua tahun saya dan Pak Mor, ijinkan kami dari lubuk hati yang paling dalam menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kami dalam melaksanakan pemerintahan di Kota Manado,” tukas Walikota.

Dalam kesempatan itu, memasuki tahun ketiga, Walikota meminta seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga Manado sebagai Rumah Besar Kita, agar tetap dalam suasana yang aman, bersih dan rukun karena Kota Manado sudah dikenal sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia.
“Mari kita jaga Rumah Besar Kita ini agar semakin nyaman, semakin aman, bersih dan dalam kehidupan yang rukun. Saya ajak semua elemen masyarakat untuk bersatu mempertahankan Manado yang ditetapkan sebagai kota paling toleran di Republik Indonesia ini,” tandas Walikota.

Dalam rangkaian acara tersebut, Walikota dan Wawali didampingi isteri memasang lilin ulang tahun ke-2, di atas hiasan buah dan kue tradisional yang unik. Selanjutnya keduanya membagikan bingkisan bagi panti asuhan, warga lanjut usia (lansia), bantuan bagi anak buruh sampah dan sopir angkutan kota.

Disela-sela acara syukur itu, Walikota menerima piala bergilir Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Propinsi Sulut. Dimana, kafilah Kota Manado berhasil mempertahankan juara umum ke 8 kali dalam MTQ ke-27 yang digelar di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Penyerahan piala itu dilakukan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Manado H Amir Liputo. Dalam kesempatan itu pula, Walikota menyerahkan bonus hadiah uang tunai kepada LPTQ untuk dibagikan kepada mereka yang berprestasi dalam MTQ di Bolsel. (tor)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses