Tomohon Pilot Projek LPG 3 Kg Non Tunai se-Indonesia Timur

Tomohon Pilot Projek LPG 3 Kg Non Tunai se-Indonesia Timur

Manadotempo, Tomohon-Kota Tomohon patut berbangga dipercayakan pemerintah pusat sebagai pelaksanaan uji coba penyaluran tabung gas LPG 3Kg non Tunai secara Nasional.

Diketahui, untuk Indonesia Timur Kota Tomohon dan Kalimantan yang dipilih sebagai pilot projek uji coba yang penyalurannya pada bulan Februari dan Maret 2019.

Adalah Kota Bukit Tinggi Provinsi Sumatera Barat, Kota Jakarta Utara Provinsi DKI Jakarata, Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten dan Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat yang jadi percontohan uji coba tersebut.

“Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon tentunya berbangga karena secara Nasional, Tomohon terpilih menjadi lokasi uji coba penyaluran tabung gas LPG 3kg non tunai atau penyaluran secara elektronik. Artinya Rumah Tangga miskin yang diberi subsidi akan menerima voucher elektronik sebesar Rp.45.000/bulan untuk ditukarkan di warung/merchant yang akan ditetapkan nanti,” jelas Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE.Ak melalui sekretaris Kota Tomohon Ir. Harold V Lolowang MSc.
Lanjutnya, uji coba ini akan dilaksanakan 2 kali penyaluran, masing-masing 1 kali pada bulan Februari dan Maret dan secara khusus berlaku di Kecamatan Tomohon Timur dan Tomohon Utara.
“Jadi yang namanya uji coba berarti hanya dipilih lokasinya. Sama halnya di 4 kab/kota lainnya ada dua kecamatan yang ditetapkan pemerintah pusat masing-masing 3 kelurahan,” ungkap Lolowang didampingi Kepala Bapelitbang Ir Ervinz Liuw Msi, Kadis Sosial Dr. Jhon Lumopa dan Kabag Perekonomian dan Pembangunan Harny Korompis, SE.

Di Kecamatan Tomohon Timur terpilih Kelurahan Rurukan, Rurukan Satu dan Paslaten Dua -di Kecamatan Tomohon Utara terpilih Kelurahan Kayawu, Kakaskasen Dua dan Kakaskasen Tiga.

“Terpilihnya Kota Tomohon menjadi lokasi uji coba penyaluran tabung gas LPG 3Kg non tunai, menjadi kebanggaan atas kinerja Pemerintah Kota Tomohon yang juga melalui desain dari pemerintah pusat masing-masing dari sekretariat Tim Nasional -Percepatan Penanggulangan Kemisikinan, Kementrian ESDM dan Tim Pengendali Pelaksana Bantuan Sosial Nontunai,” kata Lolowang.

6 Petugas Latihan di Jakarata
Sementara itu jika tidak ada aral melintang, direncanakan minggu ke-IV bulan Januari 2019 -ada 6 petugas di 6 kelurahan terpilih ini akan mengikuti pelatihan oleh pemerintah Pusat selama 5 hari di Jakarta. Mereka akan dilatih khususnya untuk penanganan proses registrasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terpilih menerima voucher elektronik LPG 3Kg.

“Selain 6 petugas kelurahan yang akan di latih di jakarata, ada dua orang TKPK di masing-masing kecamatan akan diikut sertakan sebagai pendamping dengan biaya dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Kepala Bapelitbangda menambahkan tahapan penyaluran LPG Kg masing-masing pertama dimulai dengan proses penyiapan data penerima manfaat oleh pemerintah pusat, kedua sosialisasi dan edukasi untuk penerimaan manfaat, ketiga registrasi dan aktivasi oleh penerima manfaat, keempat penyaluran bantuan melalui rekening tabungan Bank dan kelima pencairan bantuan tunai serta penukaran e-voucher LPG 3kg di lokasi yang akan ditetapkan.

“Diingatkan sekali lagi bahwa tidak semua Keluarga Penerima Manfaat yang terpilih pada uji coba ini, jadi aparat kelurahan setempat harus mensosialisasikan hal ini termasuk memberi pemahaman bahwa uji coba ini hanya berlaku dua kali dan untuk nama-nama peneriman manfaat tidak bisa berubah pada saat uji coba meski saat mungkin didapati ada KPM yang sudah meninggal dunia,” tandasnya. (tor)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses