Virus Corona, Walikota Eman Ajak Hindari Konsumsi Kelelawar

Virus Corona, Walikota Eman Ajak Hindari Konsumsi Kelelawar

Manadotempo, Tomohon-Merebaknya virus Corona asal negeri China kini jadi perbicangan karena menakutkan menyusul korban meninggal berjatuhan.

Isu berkembang virus tersebut berasal dari salah satu jenis hewan yang juga diperjual belikan di pasar ekstrim kota Tomohon, pun jadi sorotan.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman menegaskan, upaya antisipatif memang harus langsung dilakukan mengingat penyebaran virus ini sangat cepat, apalagi Tomohon merupakan salah satu tujuan turis Cina di mana virus tersebut berasal.

Walikot Eman juga menyentil agar masyarakat menghindari mengkomsumsi hewan jenis kelelawar dan ular.

“Masyarakat juga kami mohon untuk menghindari konsumsi kelelawar, ular yang disebut-sebut pembawa Virus Corona,” ungkap Walikota Eman.

Kendati hingga kini tidak ditemukan kasus virus corona di Tomohon, Pemerintah Kota Tomohon sudah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) di bawah koordinasi Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jusak TS Pandeirot SPd MM.

Tim lintas SKPD yakni Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Pariwisata, Satpol PP serta PD Pasar Tomohon diharapkan bekerja.

Diharapkan juga langkah ini dianggap berguna sebagai antisipasi agar lebih waspada mengingat, pasar ekstrim tomohon itu jadi obyek pariwisata warga negara asing (WNI) terlebih turis china.

Tim Reaksi Cepat yang dibentuk sendiri berfungsi melakukan sosialisasi, pemantauan, pengawasan dan himbauan ke masyarakat.

”Kami sudah melakukan sosialisasi di Pasar Tomohon. Akan banyak upaya yang akan kami lakukan demi keamanan warga Tomohon,” kata Koordinator Tim Jusak TS Pandeirot SPd MM. (tor)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.