Walikota Eman Minta Jajaran Pemkot Tomohon Sosialisasi Pencegahan Virus Corona

Walikota Eman Minta Jajaran Pemkot Tomohon Sosialisasi Pencegahan Virus Corona

Manadotempo, Tomohon-Walikota Tomohon Jimmy Feide Eman mengaskan agar Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah untuk mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus corona.

“Baik di SKPD masing-mading maupun di acara masyarakat, rukun, acara pernikahan, syukuran HUT dan kegiatan-kegiatan di tempat-tempat ibadah Untuk mengganti jabat tangan kontak langsung dengan salam jarak jauh yakni dengan menangkupkan kedua tangan di dada masing-masng,” terang Walikota Eman.

Lanjutnya, sosialikan juga sebelum dan sesudah ibadah di gereja, masjid atau acara ibadah umat agama lainnya, dianjurkan tidak bersalaman kontak jabat tangan langsung tetapi dgn salam jarqk jauh antara sesama jemaat drngan Pendeta.

“Jika ada jemaat yg suspect virus maka, dikuatirkan telapak tangan akan jadi media multiplikasi virus.
Dalam acara pernikahan, hut, ucapan syukur, dan lainya dianjurkan tidak ada lagi jabat tangan kontak langsung dan juga memerlukan waktu lebih dari satu jam untuk mengantri. Dan dalam antrian yang padat oleh karena para tamu yg berjubel saling berdekatan maka jika ada tamu pesta yang suspect virus maka virus bisa melompat dari orang ke orang lain yang semula sehat,” jelasnya.

Dianjurkan Walikota budaya antrian tersebut. untuk diganti dengan kegiatan para pengantin dan ortu pengantin yang justru berjalan berkeliling mengunjungi para tamu yang sedang menikmati santapan di meja masing-masing.

“Para pengantin dan ortu dihimbau melakukan salam jarak jauh sambil berkeliling. Jadi para tamu tidak lagi akan berdesakan antri untuk jabat tangan kontak langsung yang perlu waktu lama dan berpeluang virus menyebar. Sesudah pengantin berkeliling di meja tertentu, tamu sudah bisa pulang atau tunggu tergqntung yang berdangkutan,” ujarnya.

Akan hal tersebut Walikota kembali mengingatkan para.pejabat, camat, lurah dan kepala.lingkungan agar mensosialisasikan himbauan ini kepada pimpinan gereja, masjid, vihara, tokoh masyarakat, para MC acara dan semua lapisan masyarakat.

“Kepada seluruh masyarakat diharapkan untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan makan makanan bergizi. Himbauan juga kepada para orang tua peserta didik jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SKB, PKBM, LKP yang melaksanakan pembelajaran mandiri di rumah, agar tidak memanfaatkan waktu untuk berwisata, ke mall, tempat bermain atau tempat2 keramaian lainnya.
Orang tua jangan membawa anak-anak ke tempat-tempat ketamaian seperti mall, pertokoan dan tempat umum lainnya.

Diharapkan pula agar masyarakat kota tomohon tidak perlu panik namun tetap waspada, dan secara bergotong royong bersama pemerintah melakukan upaya-upaya antisipasi dan penanganan penyebaran virus COVID 19.

Tempat-tempat pelayanan umum dan tempat2 keramaian seperti pasar, supermarket, kantor, tempat ibadah, tempat bermain, taman, agar menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan.

“Masyarakat agar mengikuti terus perkembangan informasi tentang COVID 19 melalui media yang ada sambil terus waspada terhadap hoax, serta memperhatikan setiap himbauan baik dari pemerintah pusat, oemerintah daerah maupun instansi teknis lainnya untuk dilaksanakan,” tandasnya.(tor)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.