Wisata Manado Tua Suguhkan Aneka Flora dan Fauna

Wisata Manado Tua Suguhkan Aneka Flora dan Fauna

ManadoTempo,Manado-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Manado, terus melakukan pembenahan sektor wisata. Tidak terkecuali dengan Taman Nasional Bunaken (TNB) dan Wisata Hiking Manado Tua, Rabu (1/4/2020).

Pembenahan tidak hanya untuk taman laut yang terkenal dengan keindahannya bagi para pecinta diving dan snorkeling, juga wisata hiking dan signase di Pulau Manado Tua yang berdampingan dengan Bunaken.

Kata Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Dra Neivi Lenda Pelealu MSi, untuk menuju ke signase harus melalui jalur hiking sepanjang ± 1.500 meter, berkelak kelok dengan kondisi topografi mulai dari landai, miring, agak curam, curam sampai sangat curam dengan melewati sebagian kebun masyarakat.

“Menuju Signase dengan ketinggian sekitar 420 meter di atas permukaan laut, akan melalui jalur hiking sepanjang Sepanjang jalur hiking wisatawan disuguhi aneka flora hutan hujan tropis yang khas, salah satu bentuk keunikan daratan kepulauan,” ujarnya.

Pada lokasi pembangunan spot Signase, wisatawan dapat disuguhi pemandangan eksotik Teluk Manado beserta pulau Bunaken dan sebagian daratan Manado. Di lokasi pembangunan Signase ini juga merupakan home range fauna atau satwa endemik Sulawesi, Yaki (Macaca nigra)

Pengembangan wisata di Pulau Manado Tua adalah langkah rintis oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Balai Taman Nasional Bunaken sejak Tahun 2019, guna menciptakan destinasi baru dengan pembangunan jalur hiking dan Signase.

“Semua bertajuk Manado Tua Island, Bunaken Park. Tujuannya menarik wisatawan yang suka mendaki gunung,” ujar Lenda.

Diharapkan kehadirannya dapat berdampak ekonomi bagi masyarakat sekitar serta menambah pundi-pundi rupiah PAD bagi kota berjulukan tinutuan.

“Dimana masyarakat akan terlibat aktif sebagai pelaku utama, dengan menangkap peluang jasa pariwisata,” tambahnya.

Pulau Manado Tua dengan karakteristik gunung yang berdiri kokoh di atas ketinggian ± 700 meter dari permukaan laut sekaligus barrier yang memagari teluk Manado memiliki karakteristik dan keunikan berbeda.

Berwisata ke Pulau Manado Tua akan memberikan pengalaman yang komplit oleh karena jenis obyek wisata yang dapat dinikmati seperti wisata laut dan pesisir dengan kegiatan diving dan snorkeling, menikmati ekosistem mangrove di daerah Pangalingan, wisata budaya, wisata kuliner, wisata satwa liar Endemik seperti Yaki (Macaca nigra), Kus Kus dan Tarsius serta wisata ekosistem terestrial pada hutan alam dengan kegiatan hiking.

Khusus untuk wisata budaya, wisatawan dapat memperoleh informasi terkait sejarah kerajaan tertua di Sulawesi Utara yakni kerajaan Bowontehu pada tahun 1.623 M berdasarkan penuturan dari tokoh masyarakat di Manado Tua. Mari Singgah dan berkunjung ke Manado Tua.(jil)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.