Tangan Dingin Hendrik Warokka IKM dan UMKM Berkembang dengan Pesat

Tangan Dingin Hendrik Warokka IKM dan UMKM Berkembang dengan Pesat

ManadoTempo,Manado-Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM)saat ini berkembang sangat pesat.

Berkembangnya IKM dan UMKM di kota Manado tak lepas dari tangan dingin dari sang Kepala Dinas (Kadis) Perindag Kota Manado Hendrik Warokka,Spd DEA.

Jika diibaratkan seperti memberi pupuk pada tanaman, mantan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata ini terus membangkitkan semangat para pelaku industri kecil agar bangkit dari keterpurukan yang terdampak Covid-19.

“Walikota GS Vicky Lumentut, terus menyemangati pelaku usaha agar tidak berputus asa saat ekonomi lagi sulit” ujarnya.

Kata dia, sangat disadari bahwa sampai detik ini Covid-19 telah memukul sektor ekonomi dan melemahkan perekonomian masyarakat serta menyurutkan semangat para pelaku usaha.

Untuk itu Walikota melalui Disperindag melakukan berbagai terobosan agar IKM dan UMKM tidak tumbang akibat pandemi ini.

“Salah satunya dengan menyediakan tempat usaha Sentra IKM/UMKM Kuliner Milenial di Godbless Park,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, HW, sapaan akrabnya ditugaskan khusus oleh Walikota melalui Dinasnya yaitu Disperindag untuk melihat sarana dan prasarana milik pemerintah yang dibisa dimanfaatkan untuk tempat usaha IKM dan UMKM.

Dengan harapan para pelaku usaha akan terobsesi dan tertarik untuk kembali berusaha di lahan milik pemerintah.

“Sehingga nanti mereka bisa memproduksi suatu produk baik makanan maupun kerajinan tangan yang nantinya akan menjadi bahan jualan,” jelasnya.

Tambahnya, untuk sistem yang digunakan di seluruh Sentra IKM dan UMKM tetap mendahulukan protap kesehatan yang distandarkan oleh pemerintah.

“Seperti yang kita gunakan di Sentra IKM UMKM Kuliner Milenial. Meja costumer dibatasi dengan kaca, sehingga tidak terjadi kontak fisik satu dengan yang lain,” ujarnya.

Begitu juga dengan sistem pemesanan yang menggunakan aplikasi WhatsApp (WA).

“Jika memesan maka pesanan akan terhubung langsung dengan ceff dan kasir, sehingga ketika dipesan maka makanan langsung tersedia,” ujarnya.

Proses pembayarannya menggunakan ATM atau uang cash. Kemudian uang kembalian sudah diatur diatas meja kasir, sehingga costumer bisa mengambil uang kembalian sendiri.

“Ini juga menguji kejujuran. Teredukasi kejujuran di IKM Kuliner Milenial,” tandasnya.(jil)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.