Penerima Meningkat, Dana Lansia Berkurang

oleh

Manadotempo,Manado-Pemerintah Kota Manado saat ini sementara menyalurkan bantuan sosial dana Lansia.

Akan tetapi dalam penyaluran kali ini mendapat keluhan warga mengenai penyaluran bantuan sosial, terdapat percakapan terjadinya perbedaan jumlah bantuan sosial yang disalurkan.

Menurut postingan atas nama akun Rima L, warga yang berada di Kelurahan Karombasan Selatan, Kecamatan Wanea diumumkan jumlah yang akan diterima 750rb per orang, dengan perhitungan suami istri menerima Rp 1.5jt rupiah.

Kami menerima info bahwa dana lansia akan diterima Rp 750ribu per orang kalo suami istri Rp 1,5juta. Akan tetapi faktanya tidak begitu kami hanya mendapat Rp 500ribu,”ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Johnli Tamaka SE mengatakan, saat ini untuk penyaluran beda dengan tahun sebelumnya, kali ini dilakukan secara tunai, tentunya menggunakan protap kesehatan.

“Pembayaran di kantor camat atau masing-masing kantor lurah. Awalnya penyaluran melalui rekening lansia namun karena dampak Covid sehingga keterbatasan ATM oleh pihak bank sehingga hanya bisa dilakukan secara tunai,”jelas Kaban.

Tamaka menambahkan, penerima dana Lansia mengalami peningkatan cukup tinggi sehingga pihak perbankan tidak bisa melayani pembuatan ATM 37 ribu orang. Awalnya pertama disalurkan tahun 2018 penerima lansia sebanyak 10 ribu orang, tahun 2019 sebesar 33 ribu orang dan 2020 total lansia 37 ribu dari sebelum verifikasi 45 ribu orang.

“Pada anggaran tahun 2019 per orang mendapat 250ribu per bulan dan dibayarkan per triwulan. Dan pada tahun 2020 diserahkan kepada penerima bantuan per tahap. Tahap Satu diserahkan 500ribu per lansia,”ujarnya.(jil)

No More Posts Available.

No more pages to load.