Elektabilitas 62%, Kepuasan Kinerja 84,7%, OD Perkasa

Elektabilitas 62%, Kepuasan Kinerja 84,7%, OD Perkasa

MANADO – Lingkar Survey Indonesia (LSI) Network merilis harsil survey yang dilaksanakan pada Bulan April 2020, menempatkan petahan Olly Dondokambey (OD), Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) masih sulit dikalahkan.

Sebagaimana dipresentasikan, peneliti senior LSI, Ikrama Masloman, Minggu (9/8/2020) bertempat di Aston Hotel, OD berada dipuncak hasil survey elektabilitas.

“Survey ini melibatkan 800 responden dan margin eror sebesar 3,5%. Hasil survey elektabilitas, OD 62%, CEP (Tetty Paruntu) 9,3%, E2L (Elly Lasut) 4,7%, GSVL (Vicky Lumentut) dan VAP (Vonny Panambunan) mencapai presntasi yang sama yakni 3,3 persen dan SFR (Freke Runtu) 0,3%, sementara
13,9 persen responden belum menentukan pilihan,” kata Masloman.

Lanjut dijelaskannya, pencapaian OD dalam survey tersebut terbilang sangat tinggi, karena diatas angka 50%. Ditambah, tingginya pemilih militan yang memilih OD.

“Pemilih militan, OD 47%, CEP 6,2%, E2L 6,3%, GSVL 2,3%, VAP 2,2%. Dari data-data tersebut, petahana perkasa karena elektabilitas diatas 50% dan pemilih militan diatas 40%. Belum ada lawan bagi petahana karena presentasinya berdasarkan data masih dibawah 10 persen.
Dan bila presentasi dari lawan petahana di akumulasi hanya dibawa 30 persen,” bebernya.

Ditambahkan Masloman, masih ada 5 bulan menuju Pilkada, presentasi tersebut bisa berubah dengan adanya pemilih mengambang atau menentukan pilihan yang dapat dijaring berdasarkan penetrasi kampanye.

“Jika tidak ada blunder yang maha dahsyat, berdasarkan data tersebut maka OD masih sulit dikalahkan. Beberapa alasan petahana sangat kokoh, berdasarkan temuan saat survey bahwa tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja petahana biasanya 75 persen. Sedangkan OD mencapai 84,7 persen. Tingkat elektabilitas yang tinggi disingkronkan dengan tingkat kepuasan kinerja. (welkam)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.