(Catatan) Beringin Jaga Tomohon

(Catatan) Beringin Jaga Tomohon

Sejarah mencatat, Partai berlambang pohon beringin Golkar tidak sekalipun tumbang di kota Tomohon.

Solid ketika bertempur meski kerap ada dinamika gesekan diawal namun Beringin selalu tampil perkasa diakhir pertandingan.

Baik dalam pemilihan legislatif apalagi pemilihan Walikotanya. Kemenangan telak kerap digenggam Partai Golkar. Faktanya, lepas dari kepemimpinan Boy Simon Tangkawarouw (Penjabat) 4 Agustus 2003 8 Maret 2005, belanjut Jeffry Korengkeng (Pelaksana tugas penjabat) 8 Maret 2005 16 Mei 2005 dan Nico Pelealu (Penjabat)16 Mei 2005, serta 4 Agustus 2005 ketika Jefferson S. M. Rumajar 4 Agustus 20054 Agustus 2010 Linneke S. Watoelangkow, beringin telah mengakar di kota sejuk ini.
Apalagi saat Jefferson S. M. Rumajar 7 Januari 2011 10 Januari 2011 berpasangan Jimmy F Eman jadi Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, meski diterpa kasus tipikor dan berujung ditahannya Jefferson Rumajar oleh KPK, tetap pembuktianya Golkar tetap kuat.
Berpindah tahta ke Jimmy F Eman waktu itu, dan kembali bertarung di Pilwako Tomohon, dua kali beruntun Jimmy F Eman dengan kendaraan politik Partai Golkar tetap jawara hingga sekarang.

Dicermati akan hasil itu, tidak dipungkiri mesin partai Beringin sangat solid bekerja raih sukses plus kekuatan petahana yang sepertinya membuat warga Tomohon hanya mengenal warna kuning Partai Golkar.

Bukan tidak mungkin, karena dari penguasaan kursi legislatif memang begitu mendominasi adalah Golkar hasil pilihan warga kota Tomohon.

Ceritanya, kota Tomohon adalah salah satu kota di Sulut, sebelum tahun 2003, Tomohon merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Minahasa. Dalam perkembangannya, Tomohon mengalami banyak sekali kemajuan mengingat posisi yang membelah Kota Manado dan Kabuoaten Minahasa, sehingga ada aspirasi dari warganya untuk meningkatkan status Tomohon menjadi sebuah kota.

Nah, Tomohon akhirnya menjadi daerah otonom (kota) dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon di Provinsi Sulawesi Utara oleh DPR RI, tetapi peresmiannya baru pada tanggal 4 Agustus 2003.

Setelah itu, perang antar parpol untuk kursi legislatif berlangsung. Tapi pada daftar Angggota DPRD Kota Tomohon sejak periode 2009-2014, Golkar menjadi partai yang berhasil memborong kursi terbanyak.

Sebut saja, Andy Raymond Ferdinand Turang,  Frets Kelas, Hofny Kalalo, James J Kojongian, Jefry Motoh, Jimmy F Eman,  Leidys Turang,, Rineke Kilis mereka kuasai Tomohon dengan Partai Golkar. Sementara PDIP dan Demokrat masing masing memcatat 4 kursi dan sisanya dibagi Hanura dan PKPI.

Golkar jaga Tomohon dipertegas ketika pertarungan sengit kursi legislator 2014-2019 berlangsung. Dan dari 20 anggota itu jika tidak salah, tujuh kursi diborong Partai Golkar, lima untuk PDI-P, tiga dari Partai Demokrat, tiga dari Partai Gerindra, satu dari Partai Hanura dan satu lagi dari Partai Nasdem.

Lanjut perolehan jumlah kursi dalam Periode 2019-2024, Golkar tidak goyah karena tetap menjaga 7 kursi, PDIP 4 kursi, Gerindra, Nasdem Hanura sama berbagi 1 kursi dan Demokrat kebagian 3 kursi. Padahal searah dari Pusat dan Provinsi PDIP jawara tapi untuk Tomohon masih untuk Golkar.

Nah, Pilkada 2020 serentak sudah masuk tahapan dan sebentar lagi akan ditetapkan KPU Tomohon.
Ada 3 pasang Walikota dan Wakilnya yang tampil, adalah jalur independen, PDIP dan Golkar serta parpol pendukung lainya.

Tapi pertarungan klasik kembali tersaji dari memperebutan kursi Walikota Tomohon sejak lalu, yang tidak terelakkan. Adalah Beringin kontra Banteng, tanpa mengesampingkan kekuatan pasangan non parpol.

Menariknya, kali ini Beringin ‘menjual’ sosok perempuan dan terbilang segar karena usia muda meski adalah anak kandung Jimmy Feidie Eman dan sempat ada gejolak namun Golkar sudah mantap dengan pilihannya.
Memang ketika pintu Jimmy Feidie Eman tertutup untuk maju bertarung lagi di Pilwako, hitung-hitungan sudah dilakukan agar Tomohon tetap dipimpin Golkar.
Tidak bisa dipungkiri dengan menjabat sebagai Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman jelas menjadi kartu truf mendongkrak perolehan suara hingga berharap sosok Jilly Gabriela Eman (JGE) bisa menjadi penerus sekaligus pertegas Kota Tomohon masih dipegang Golkar.

Hanya disatu sisi PDIP pun ingin sekali merubah sejarah dengan menggulingkan Beringin yang telah lama berkuasa, mengingat ini adalah mementumnya, melihat semangat garis bawah hingga pusat begitu membara ingin golkan jagoanya sampai duduk dikursi top eksekutif.

Tapi tunggu dulu, ada ganjalan, tidak bisa kumpul massa seperti kampanye dahulu hingga ribuan karena pandemi Covid19 belum redah dan terus bertambah.

Masing-masing parpol dan calon Walikota Wakil Tomohon pun harus berpikir keras mencari formula agar bisa meraup simpatik masyarakat dengan gaya mereka.

Menarik dinanti. Pertanyaan pun menyembul apakah Beringin masih tangguh mempertahankan tahta dan memuluskan pilihannya menjadi orang nomor satu di kota Tomohon atau kota Tomohon jadi kandang Banteng yang sudah lama dincar atau justru kesempatan dicuri calon jalur mandiri yang sudah memiliki dasar kekuatan melalui kumpul KTP.
Akhirnya semua itu ujungnya ditangan masyarakat kota Tomohon asalkan tetap jaga kesehatan ikuti protokol Covid19 agar siapa yang terpilih bisa sama-sama disaksikan. God Bless.(tonnymait)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.