Paket Beras Gambar Mor-HJP “Lenyap” di Aula Gereja GMIM Musafir

Paket Beras Gambar Mor-HJP “Lenyap” di Aula Gereja GMIM Musafir
Paket beras berlogo parpol dan paslon Mor-HJP yang menjadi perbincangan BPMJ GMIM Musafir Kleak. (foto istimewah)

Manadotempo, Manado- Ada hal yang menarik dibalik kisruh 600 paket beras dengan gambar Mor-HJP dengan logo Parpol yang sempat dititipkan di aula Gereja GMIM Musafir Kleak.

Sekitar Pukul 08.00, Kamis (17/09/2020) pagi, ketika di cek langsung keberadaan paket beras tersebut ternyata sudah tidak berada di aula gereja Musafir Klaek.

Dimintai konfirmasi langsung kepada penjaga Gereja tersebut menyatakan kalau paket beras itu memang sempat dititipkan di aula gereja tapi sekarang sudah tidak ada.

“Paket beras memang pada hari Selasa ini (15/09/2020, red) ada antar bawah kamari di aula gereja dan dititipkan. Saya tidak hitung jumlahnya tapi memang banyak, iyo ada gambar pasangan calon Mor-HJP. Sekarang saya tidak tahu ada di mana paket beras itu. Baiknya tanyakan langsung ke pak Fredy Kontu, dia yang tau itu,” beber Putra kepada manadotempo.com yang ditemui di depan kantor Gereja Musafir Kleak.

Putra yang mengaku sebagai kostor menjelaskan, saat ini semua pengurus BPMJ tidak berada di kantor gereka karena sedang berada di kampus. “Semua ada di kampus jadi semua orang kantor gmim musafir klaek tidak ada,” terang Putra sembari menunjukan alamat Fredy Kontu di depan mesjid kleak.

Dirumah kediaman Fredy Kontu wartawan manadotempo.com langsung diterima seorang ibu yang terakhir diketahui istri Fredy Kontu yang awalnya mengaku sebagai penjaga rumah.

Saay disinggung paket beras tersebut berasal dari mana, dia mengaku tidak tahu. “kita nintau itu, nanti tanya pa dokter Recky,” kata ibu tersebut. Namun dia mengakui kalau paket beras tersebut sebagian ada yang dikembalikan ke rumahnya yang awalnya di titipkan di Gereja Musafir Kleak. “Itu kurang depe sisa, yang lain sudah so berbage. Soal anjuran BPMJ agar dikembalikan nanti bapak tanya ke penatua Dokter Recky. Kita Cuma orang bajaga rumah sini,” kata ibu tersebut. Namun tiba tiba datang Fredy Kontu mempersilahkan wartawan media ini untuk masuk ke dalam rumah, namun langsung dicegat istrinya itu. “Pigi jo pa dokter Recky kita nda mo se bacirita dengan paitua,” sembur Ibu itu sembari memberikan nomor telepon pribadi Penatua Dokter Recky Sondakh 081244660xxx.

“Maaf torang nyanda mo banya komentar soal itu karena paket itu untuk bantu warga kurang mampu tapi tidak tahu jadi seperti ini,” kata dia sembari menuntun Fredy Kontu masuk ke dalam rumah.

Tidak sampai situ, upaya mencari tahu keberadaan 600 paket beras Mor-HJP berlanjut ke salah satu jemaat GMIM Musafir Kleak sebut saja Hard Sendoh. Dia mengaku hingga sampai saat ini tidak menerima paket beras tersebut meski sempat mendengar akan paket tersebut. “Saya tidak terima itu beras,” ungkapnya.

Pernyataan sama disampaikan Syamas Kolom 21 GMIM Musafir Kleak Jefri Lumintang ketika dikonfirmasi media ini di rumah kediamanya yang tepat di samping Gereja GMIM Musafir Kleak. Lumintang yang juga mengaku pernah menjadi anggota KPPS di pemilu lalu menegaskan, jika ada paket beras dengan logo partai dan gambar calon tertentu harusnya dipertanyakan.

“Kakalu Saya akan pertanyakan asal usul paket beras tersebut karena harus ada batasan-batasan.
Yang saya tahu tidak boleh ada dan menerima pemberian seperti itu, pemberian dari paslon.
Saya pelsus harus ikuti aturan gereja, harusnya tahu akan aturan kedepankan netralitas gereja ikuti anjuran pemerintah untuk netral,’ terangnya.

Disentil soal paket beras tersebut, Lumintang mengakui sampai jam ini tidak menerima paket beras paslon tersebut. “Informasi terakhir paket beras tu ada di gereja dan saya disuruh lihat di gereja. Kalau paket tersebut sudah dipindahkan saya tidak tahu informasi juga saya terima soal paket beras itu dari jemaat,” kuncinya.

Sayangnya konfirmasi ke Ketua BPMJ di kantor gereja tidak bisa karena tidak berada di tempat, upaya konfirmasi ke wakil ketua BPMJ GMIM Musafir Kleak dan Ketua PKB Doa Musafir Kleak yang pun belum ada jawaban termasuk upaya telepon juga belum ada respon hingga berita ini diterbitkan.

Dijetahui BPMJ GMIM Musafir Kleak langsung mengeluarkan instruksi agar paket beras berlambang parpol dan paslon Mor-HJP tersebut segera dikembalikan kepada sumbernya atau tim atau oknum yang membagikan.(redaksi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.