Pembahasan Perubahan APBD Manado Tersendat, Ini Alasannya..

Pembahasan Perubahan APBD Manado Tersendat, Ini Alasannya..
Jimmy Gosal, Sekretaris Fraksi PDIP

MANADO – Dikarenakan desakan sejumlah pihak, lembaga DPRD Kota Manado bersepakat membahas perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020, yang diawali rapat paripurna nota pengantar KUA-PPAS, Kamis (1/10/2020) kemarin.

Usai paripurna mendengarkan penjelasan Walikota Manado Vicky Lumentut, seluruh fraksi sepakat untuk dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Pembahasan antara legislatif dan eksekutif tersebut cukup singkat, dikarenakan sejumlah anggota Banggar yang merupakan perwakilan dari beberapa fraksi, meminta TAPD, memperbaiki kembali dokumen KUA-PPAS.

“Kami meminta agar dana pinjaman ke PT SMI dipisahkan dari buku KUA-PPAS. Karena kami ingin mengetahui dulu, program-program yang akan dilaksanakan eksekutif, bermodal dana kas daerah,” kata Jimmy Gosal, anggota Banggar yang juga Sekretaris Fraksi PDIP.

Lebih lanjut dikatakan dia, berdasarkan hasil rapat bersama TAPD, pembahasan KUA-PPAS akan dilanjutkan, bila permintaan Banggar sudah dilakukan.

“Kalau program bermodal dana pinjaman sudah dipisahkan, baru Banggar melanjutkan pembahasan. Itu bagian dari kesepakatan kami. Selama program itu tidak dipisahkan menjadi dokumen tersendiri, kami belum akan membahasnya. Keputusan ini sudah disampaikan dalam pembahasan kemarin, yang dihadiri ketua TPAD pak Sekot (Sekretaris Kota) bersama jajarannya,” ungkap Gosal.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan mempelajari dan membahas secara terperinci seluruh program-program dan penganggarannya.

“Kalau tidak perlu, tentu tidak akan disetujui. Baik dokumen KUA-PPAS dan dokumen yang berisi program modal pinjaman, tetap akan kami bahas. Hanya saja, tolong dipisahkan dulu antara program kas daerah dan program dana pinjaman,” pungkasnya. (welkam)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.