Walikota JFE Hadiri Paripurna Pendapat Akhir Fraksi Tentang penyertaan Modal BSG.

oleh

Manadotempo Tomohon.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak., C.A., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon dalam rangka Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi dan Laporan Panitia Khusus Serta Pendapat Akhir Walikota Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyertaan Modal Daerah Kota Tomohon Kepada PT. Bank SulutGo dan Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2020 Kota Tomohon

Rapat Paripurna yang dilaksanakan Kamis, 22 Oktober 2020 di ruang sidang DPRD Kota Tomohon, dipimpin oleh Ketua DPRD Djemmy Sundah, SE., didampingi Wakil Ketua DPRD Erens Kereh, AMKL., dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc., bersama Jajaran Pemkot Tomohon, dan Para Anggota DPRD Kota Tomohon. Hadir juga Pimpinan Cabang Bank SulutGo Kota Tomohon Rommel Paat, S.E., dan mewakili Dandim 1302 Minahasa Pasi Log Kodim 1302 Minahasa Kapten Armed Zadrak Sonlay

Ketiga fraksi yang ada di DPRD Kota Tomohon yaitu Fraksi Golkar, Fraksi PDI-P dan Fraksi Restorasi Nurani, ketiganya menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyertaan Modal Daerah Kota Tomohon Kepada PT. Bank SulutGo untuk ditulis dalam lembaran Peraturan Daerah

Sambutan Walikota Tomohon

Tujuan penyertaan modal daerah kepada Bank Sulutgo ini adalah untuk dapat mendorong peningkatan kontribusi bagi pendapatan asli daerah, dimana pemerintah daerah akan menerima manfaat dari penyertaan modal ini yakni memperoleh bagian dari laba perusahaan maupun atas hasil usaha dari pt. bank sulutgo sesuai dengan ketentuan yang ada. Untuk itu, melalui penetapan peraturan daerah tentang penyertaan modal daerah kepada bank sulutgo ini selanjutnya memberikan kepastian kepada daerah secara administrasi dan yuridis terhadap status saham pemerintah daerah sebagai obyek penyertaan modal.

Mengenai substansi rancangan peraturan daerah ini antara lain mengatur besaran penyertaan modal dari Pemerintah Kota Tomohon kepada PT. Bank sulutgo sampai dengan tahun 2026 ada diangka Rp 30.000.000.000,- . Untuk kita ketahui bersama, sampai dengan 31 desember 2019 jumlah penyertaan modal daerah kepada PT. Bank sulutgo telah dihitung dan disetorkan adalah sebesar Rp 4.854.700.000,-
Masih terkait dengan besaran penyertaan modal, di tahun 2020 dalam Ranperda ini di atur nilai penyertaan modal daerah untuk tahun 2021 adalah berjumlah Rp 4.000.000.000,- sehingga, nilai keseluruhan penyertaan modal daerah pada PT. Bank sulutgo pada tahun 2021 dihitung sebesar Rp 8.854.700.000,- .

Adapun dalam rangka pemenuhan jumlah penyertaan modal pemerintah daerah di tahun selanjutnya sampai dengan tahun 2026 , besarannya akan disesuaikan dengan kondisi kemampuan keuangan daerah pada waktu itu, dan akan ditetapkan melalui keputusan kepala daerah yang terlebih dahulu telah mendapat persetujuan DPRD pada saat pembahasan rancangan peraturan daerah tentang APBD.

Walikota Tomohon bersama Pimpinan DPRD menandatangani naskah keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyertaan Modal Daerah Kota Tomohon Kepada PT. Bank SulutGo dan Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2020 Kota Tomohon

Kemudian Ketua DPRD menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyertaan Modal Daerah Kota Tomohon Kepada PT. Bank SulutGo dan Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2020 Kota Tomohon yang telah dibahas kepada Walikota Tomohon (cim)

No More Posts Available.

No more pages to load.