Terkait Video Viral, Sebahagian warga Walian Satu Datangi Kantor Lurah

oleh

Manadotempo Tomohon.

Sebagian Warga Kelurahan Walian Satu kecamatan Tomohon Selatan, Rabu (11/11) mendatangi kantor kelurahan untuk meminta konfirmasi kebenaran dari video yang beredar tentang tidak akan dapat bantuan bagi warga yang bukan pendukung salah satu pasangan calon.

Dikarenakan adanya dugaan pembagian Bantuan Bahan Pokok, dari Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Tomohon, untuk yang dirumahkan atau terPHK karena COVID-19, hanya pilih-pilih. Dugaan itu sesuai dengan Video yang tersebar di Media Sosial.

Salah Satu warga yang berdemo, Jerry Pangalila, mengatakan warga mendatangi karena terindentifikasi yang menerima bantuan hanya dipilih-pilih.

“Ada yang berhak mendapat bantuan tapi dicoret jadi tidak mendapat bantuan. Kami meminta pemerintah setempat dalam hal ini Lurah Walian Satu untuk menjelaskan kasus tersebut,” ujarnya.

“Kami hanya meminta untuk sama rata pembagiannya. Bukan hanya di telepon. Jangan hanya karena berbeda lalu dicoret,” ujar Paula Polii menambahkan komentar dari Jerri Pangalila.

Lurah Walian Satu, Reinhard Paat yang berada ditempat mengatakan, pembagian hanya mengitu draft yang sudah keluar yang diberikan oleh dinas tenaga kerja.

“Tidak ada pergantian nama dan tidak ada cuma khusus tertentu, semua dapat, dan juga tidak ada nakon (Tenaga Kontrak) Pemkot yang menerima,” ujarnya sambil menambahkan nakon yang diduga tersebut hanya datang mengambil atas nama Bapaknya.

Dalam demo tersebut, masyarakat meminta Lurah untuk menghadirkan Syerly Palendeng, untuk meminta klarivikasi akan kebenaran dari video yang beredar tersebut.

Syerly Palendeng saat memberikan penjelasan mengatakan, dirinya tidak bermaksud untuk mengatakan mencoret penerima tertentu dan dirinya tidak menerima instruksi dari siapapun.

Dari hasil pantauan Pihak keamanna baik dari TNI dan Polisi terus memantau dan mengamankan lokasi demo. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.