Laporan Oknum Anggota Dewan Money Politik, Tidak Diproses Panwas

oleh
Salah satu pelaporan money politik yang dilaporkan sejumlah warga Manado di Panwas Manado.

Mnadotempo, Manado-Gelaran pesta demokrasi melalui pemilihan umum calon Walikota dan Wakil Walikota Manado sudah berlangsung pada 9 Desember 2020 lalu. 

Sayang pesta lima tahunan bagi warga kota Manado untuk memdapatkan pemimpin kota Manado yang jujur dan adil tercoreng oleh aksi tidak terpuji dari sejumlah oknum.

Faktanya, untuk memaksakan keinginan agar calonnya bisa terpilih, oknum anggota DPRD Kota Manado dari parpol PDIP inisial JL turun langsung dengan mempengaruhi pemilih yang diduga membagi amplop berisi uang kepada warga di sekitar TPS. Aksi tersebut pun sempat terekam oleh warga ketika JL membagikan amplop tepat pada hari pencoblosan, 9 Desember 2020.

Demikian dibeberkan Kuasa hukum Paslon Paham, Percy Lontoh kepada media ini, Rabu (16/12/2020).

Atas aksi money politik tersebut, oknum Anggota dewan PDIP tersebut telah dilaporkan ke Panwas Kecamatan Wenang.

“Anggota Dewan inisial JL melakukan money politik di wilayah wenang tanggal 9 desember tepat proses pemilihan secara terang terangan memberikan uang ke pemilih. Juga ada kasus berbeda adalah pembangian sembako atas nama calon melalui gereja gereja yang ada di manado lokasinya di wenang.
Akan hal itu sudah kami laporkan ke panwas wenang tapi sampai saat ini tidak ada follow up , kami hanya tanya sampai dimana prosesnya, apakah diposes atau tidak kami mohon panwas melaksanakan tugas sebagai panwas. Jadi itu dua yang prinsip,” beber tim kuasa hukum. (redaksi)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.