PAHAM Tegaskan Perjuangan Masih Berlanjut

oleh
Sinergi Paslon PAHAM yang terus berkomunikasi untuk kesejahteraan masyarakat kota Manado.

Manadotempo, Manado-Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado nomor urut 4 Paula Runtuwene dan Harley Mangindaan menegaskan bahwa perjuangan mereka dalam ajang Pilkada Manado tahun 2020 belum selesai.

Hal itu disampaikan paslon berjargon PAHAM ini sebagaimana dikutip dari akun Youtube Dr. Harley DrAiM Mangindaan.

Terkait hal tersebut, dirinya mengajak seluruh pendukung dan relawan yang telah berjuang bersama dalam Pilkada Manado tahun 2020 agar tetap semangat. “Perjuangan kita masih berlanjut,” tegas Paula Runtuwene.

Bersama dengan Harley Mangindaan istri dari Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut ini mengajak seluruh relawan dan pendukung untuk memaknai perayaan Natal sebagai momentum turunnya Tuhan Yesus Kristus ke dunia dalam rangka menghapus dosa manusia.

Sekadar informasi, paslon nomor urut 4 ini telah mengajukan permohonan perkara Perselisihan Hasil Pilkada (PHPKada) tahun 2020 di Mahkamah Konstitusi, pada 21 Desember 2020, pukul 22.40 WIB.

Peraturan MK Nomor 6 Tahun 2020 menyebutkan, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui dalam penyelesaian sengketa Pilkada di MK. Tahapan pertama adalah Pemohon mengajukan permohonan ke MK, yang bisa dilakukan melalui dua cara, yakni luring dan daring, paling lambat tiga hari kerja terhitung sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pilkada.

Selanjutnya, penyelesaian sengketa, yang merupakan tahapan usai permohonan sengketa yang diajukan memenuhi syarat. MK kemudian menggelar persidangan untuk menyelesaikan sengketa.

Urutan persidangannya adalah pemeriksaan pendahuluan, pemeriksaan persidangan, dan pengucapan putusan. Persidangan digelar dalam sidang panel atau sidang pleno terbuka untuk umum. Tahap selanjutnya ialah penetapan hasil persidangan. Perkara PHPKada diputus MK dalam waktu paling lama 45 hari kerja sejak permohonan dicatat dalam e-BRPK.

Putusan MK dapat berupa putusan atau ketetapan, permohonan tidak dapat diterima, permohonan ditolak, permohonan dikabulkan sebagian atau seluruhnya.

Diketahui, PAHAM secara resmi mengajukan gugatan terhadap KPU Manado melalui jalur Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu diketahui setelah MK melalui website resminya, pada Senin (21/12/2020) pukul 22.40 WIB, mencatat adanya pengajuan dengan pokok perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Wali Kota Manado Tahun 2020.

Berdasarkan dokumen permohonan yang diterima MK pada pukul 22.26 WIB itu, diketahui bahwa PAHAM memberikan kuasa kepada tujuh orang Advokat dan Konsultan Hukum terkait gugatan ini.

Tujuh orang tersebut adalah Percy Lontoh SH, Stenly TM Lontoh SH, Felix Paul Manusu SH, Imanuel A Rariwu SH, Gelendy M Lumingkewas SH, MH, Firman Mustika SH, MH, dan Eden Tumiwa SH.

Dari dokumen itu juga diketahui bahwa ada lima Pokok Permohonan PAHAM ke MK. Pertama terkait tata cara dan prosedur dalam pemungutan dan penghitungan suara di 979 TPS yang dinilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Berikutnya, tata cara dan prosedur dalam Rapat Pleno Rekapitulasi di tingkat PPK yang dinilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, tata cara dan prosedur dalam Rapat Pleno Rekapitulasi di tingkat KPU Manado yang dinilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Permohonan keempat oleh PAHAM adalah Pelanggaran bersifat Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM). Terakhir, pelanggaran masa kampanye.

Pada Bab Petitum permohonan itu, tercantum bahwa Pemohon (PAHAM) memohon MK menjatuhkan putusan membatalkan Keputusan KPU Manado Nomor 722/PL.02.6/Kpt/7171/KPU-Kot/XII/2020 tentang penetapan perolehan suara hasil pemilihan wali kota dan wakil wali kota Manado tahun 2020, tertanggal 17 Desember 2020, pukul 13.00 Wita.

Pemohon juga memohon MK membatalkan formulir Model D Hasil Kota-KWK, formulir Model D Hasil Kecamatan-KWK Kecamatan Malalayang dan Kecamatan Mapanget.

PAHAM juga memohon MK memerintahkan KPU Manado untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di Kecamatan Malalayang dan Mapanget.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.