Ingin Salurkan Hasrat, Pria ini Ternyata Salah Pilih “Lubang”

oleh

Manadotempo Tomohon.

Unit reaksi cepat (URC) Totosik bekerja sama dengan dengan Tim Dari Polsek Tomohon Tengah mengamankan dua orang laki laki saat mendapat laporan warga ada terjadi keributan di salah satu tempat kos yang ada kelurahan matani Satu kecamatan Tomohon Tengah.

Nasib apes dialami JK alias jer warga lansot kecamatan Tomohon Selatan, dimana dirinya ingin menyalurkan hasrat birahinya namun dirinya salah memesan melalui aplikasi, dimana dirinya ingin memesan wanita namun yang didapat adalah wanita jadi jadian alias waria.

Aipda Yanny Watung menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 wita pada Senin, (28/06), dimana Jer melakukan janjian dengan seorang waria di Michat.

“Pada pukul 23.30 wita, Jer menuju ke lokasi untuk melakukan kencan. Setelah tiba disalah satu rumah, Jer langsung disuruh naik ke lantai dua di salah satu rumah susun, Sayangnya, saat bertemu Jer langsung curiga dengan postur tubuh dan suara dari waria tersebut,” jelas Katim.

menyadari bahwa wanita yang di temui nya ternyata seorang laki-laki (Waria) sama dengannya, Jer langsung membatalkan kencan tersebut. Waria yakni APB alias Putra, warga Sindulang Dua Tuminting Manado pun langsung berang.

“Saat terjadi adu mulut, Jer langsung berinisiatif hendak keluar dari rumah, namun dihalang Arnold bersama satu rekannya sesama Waria. Jer pun didorong sampai jatuh kemudian ditarik Waria tersebut kedalam kamar.Berulang kali mencoba meloloskan diri, akhirnya Jer melompat dari lantai dua rumah tersebut, hingga membuat warga sekitar heboh,” kata Katim.

Setelah mendapat info tersebut tim URC dan Polsek Tomohon Tengah langsung merapat ke lokasi kejadian. Saat tiba, ternyata waria dan Jer sudah diamankan Tim Polsek Tomohon Tengah. Kami pun langsung menggeledah kamar para Waria tersebut bersama Kepala Lingkungan dan warga.

“kamar sangat kotor, dan berserakan beberapa kondom bekas pakai dan bungkusan kondom yang telah kosong. Kami pun langsung menghimbau kepada warga dan kepala lingkungan, agar jangan lagi membiarkan mereka melakukan aksi di rumah tersebut,” Tutup Watung. (Oby)

No More Posts Available.

No more pages to load.