Komisi 1 Dorong Biro Administrasi Pimpinan  Lakukan Terobosan Dan Inovasi Baru

oleh
RDP Biro.Admimitrasi Pimpinan dan Komisi.1 DPRD Sulut

 

Manado Tempo – Pasca dilakukan Rolling Alat Kelengkapan Dewan ( AKD ) baru dimana menempatkan 7 wajah baru di Komisi 1 Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM serta juga komposisi Pimpinan Komisi yang berubah maka Rabu (22/06/2022) Komisi 1 DPRD Sulut menggelar RDP dengan sejumlah mitra Komisi diantaranya Biro Administrasi Pimpinan.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi Raski Mokodompit juga di dampingi wakil Ketua Braien Waworuntu dan Sekretaris Henry Walukow.
Sementara dari Biro Adminitrasi dihadiri langsung kepala Biro Adbdullah Mokoginta dan jajaranya.

Ketua Komisi Raski Mokodompit saat membuka RDP menjelasakan, jika RDP ini selain perkenalan juga evalusi terhadap program kerja dan realisasi anggaran.

Anggota Komisi Melky Jakhin Pangemanan mengatakaan biro ini adalah Biro yang strategis karena berhubungan langsung dengan Pimpinan Daerah, Gubernur, Wagub dan pejabat lainnya karena itu tegas Ketua DPW PSI Sulut ini, maka langkah terobosan dan inovasi baru yang kreatif harus dilakukan.

” Perlu ada inovasi yang tidak melanggar ketentuan perundang undang , saya ingin pak Abdullah ada sesuatu yg baruyang dilakukan. Manfaatkan Medsos untuk mendrive pimpinan daerah kita, mempromosikan program dan daerah,”ungkap Pangemanan.

Kepala Biro, Abdullah Mokoginta

Kandidat Doktor ini pun menegaskan Publik wajib tahun track record pimpnan kita, kepuasan publik juga dibangun track record yang baik.

“Terobosan dan inovatif yang baik dan cepat tersampaikan kepada masyarakat akan menimbulkan kepercayaan masyarakat,” tambah Pangemanan

Ketua Komisi.1 Raski Mokodompit pun mendorong agar Biro ini lebih ulet dan kreatif.
“Saya sepakat dengan Pak Melky ada harus ide briliant yabg bisa dilakukan kedepan.Komisi 1 akang mensuport penuh biro ini,” tandas Skretaris Fraksi Golkar ini.

Sementara itu Kelapa Biro menyampaikan terima kasih atas masukan dan dorongan dari komisi 1.
Namun jelasnya, Fungsi kehumasan untuk menyampaikan informasi terkait kegiatan pimpinan daerah tidak berada di bironya namun berada di infokom yang diakuinya sering kalah cepat jika di bandingkan dengan Pemkot Manado.

“Fungsi humas tidak ada pada kami, tapi Kominfo, namun kedepan perlu kami kaji kembali, humas kurang greget, sementara ada kebijakan semua aplikasi dan pelayanan publik bermuaraa di Kominfo. Kami bergerak hanya sebatas intagram atau facebook

Namun tegasnya ini menjadi catatan kedepan kami akan duduk bersama dengan asisten 3 untuk penyebarluasan informasi.
(DESI)

No More Posts Available.

No more pages to load.