ISJAI Ke – 8 Di UNSRAT Manado, Buka Peluang SITE Hutan Adat Sulut

oleh

Manadotempo-Simposium Internasional Jurnal Antropologi Indonesia ke – 8 (8th ISJAI) akan digelar di Kampus Tumou Tou Unsrat Manado pada 2 – 5 Agustus 2022.

Simposium ini ternyata tidak hanya akan menjadi forum ilmiah dengan publikasi 147 hasil penelitian dan forum baku dapa 194 presenter di antaranya berasal dari :
– 16 Perguruan Tinggi mancanegara,
– 32 Perguruan Tinggi di Indonesia,
– 3 Lembaga Pemerintah,
– 13 NGO dan Lembaga Riset/Yayasan Berskala Nasional, dan
– 2 NGO/Lembaga Riset Berskala Internasional, tetapi juga akan mencatatkan sejarah penting bagi penyelenggaraan tugas pemerintahan di bidang kehutanan dan kebudayaan.

Atas peran aktif dari Ketua Ikatan Alumni UI Sulawesi Utara, Drs. Steven O. E. Kandouw dan Panitia Pengarah dari UI serta Asosiasi Antropologi Indonesia, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemenristekdikti dan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan kehadiran Dirjen PSKL adalah menggoalkan minimal site hutan adat di Sulawesi Utara.

Sementara kepentingan Dirjen Kebudayaan Kemenristekdikti adalah mengenalkan unit baru yang mengurus masyarakat adat kepada Dirjen PSKL KLHK.

Panitia ISJAI baik Pengarah dari UI maupun Pelaksana di FISPOL Unsrat memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah di Sulawesi Utara dan Kabupaten/Kota untuk menterjemahkan dan mengembangkan pembicaraan soal hutan masyarakat adat ini, khususnya yang ada diBolaang Mongondow raya dengan menyiapkan Collaboratioum Room.

Collaboration room juga dapat dimanfaatkan seluruh Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk bertemu dan berdiskusi dengan kedua Dirjen dan peserta ISJAI termasuk pengembangan urusan pemerintahan pada masing-masing kementerian dan pemerintah daerah.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.