Nasdem Pilih Anis Baswedan: Pengurus dan Kader Ramai-Ramai Hengkang

oleh

ManadoTempo-Langkah Ketum Partai Nasdem Surya Paloh menjatuhkan pilihan Calon Presiden (Capres) 2024 ke sosok Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan menuai polemik di internal Nasdem sendiri.

Buktinya, usai menggelar deklarasi ramai-ramai pengurus dan kader Partai Nasdem pamit hengkang.
Sebut saja Ni Luh Djelantik Ketua DPP Partai NasDem Bidang UMKM langsung pamit keluar Nasdem, menyusul politikus Nasdem Kalimantan Barat Andreas Acui Simanjaya, Edy Santri, serta para pengurus dan kader Semarang ikut pamit mundur dari Nasdem seperti Shadiq Pahlevi Lontoh Wakil Sekretaris DPD Nasdem Semarang. Berlanjut, Sekretaris Garda Pemuda Nasdem Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kota Semarang, Hanandityo Narendro mengatakan, akan segera mengajukan surat pengunduran diri.
“Minggu ini saya akan kirim surat pengunduran diri secara resmi ke partai,” jelasnya sebagaimana dilansir di Kompas.com, Rabu (5/10/2022).

Ternyata, jejak Anis Baswedan di pilkada Jakarta 2017 sama sekali tidak bisa dilupakan. Karena pilkada Jakarta kala itu menjadi catatan kelam dalam dunia demokrasi. Politik identitas begitu kental dimainkan Anis hingga masyarakat Indonesia seakan terbelah.

Sementara lewat akun Twitter @niluhdjelantik pada Senin (3/10/22), Niluh Djelantik memberikan pesan menohok.

“Niluh Djelantik konsisten tegak lurus pada perjuangan untuk rakyat bersama rakyat. Dengan atau TANPA partai politik. Sikapku tegas. Integritasku jelas.
Terima kasih atas support kesayangan yang setia menemaniku.
Ketjup sayang,” tulis Niluh Djelantik dalam unggahannya yang berupa gambar.
Hengkangnya Niluh Djelantik turut diperjelas melalui cuitannya untuk unggahan tersebut.

“Selamat tinggal NasDem. Pengumuman resmi menyusul,” jelas Niluh Djelantik.

Senada dengan Niluh Djelantik, Andreas Acui Simanjaya juga mengumumkan pengunduran dirinya.
Lewat akun Instagram pribadinya @andreas_acui_simanjaya, Andreas Acui Simanjaya mengakui telah hengkang dari Partai Nasdem.

“Saya sudah menyelesaikan proses untuk mundur sebagai anggota dan Pengurus Partai Nasdem, dan tadi sudah melaporkan secara administratif ke KPU Kalbar,” tulis Andreas Acui Simanjaya.

Eddy Santry mengumumkan pengunduran dirinya dari Nasdem melalui akun Twitter nya @EDDYSANTRI

“Bismillah, saya mengundurkan diri dari Partai NasDem. Terimakasih kepada semua kakak⊃2; yg selama ini telah memberi pelajaran politik kepada sy. Cc: @NasDem,” tulis Eddy Santry.

Warganet pun turut mendukung keputusan Nuh Djelantik, Andreas Acui Simanjaya , Eddy Santry yang memilih untuk mengundurkan diri dari Partai Nasdem.(*/inot)

No More Posts Available.

No more pages to load.