Diresmikan Presiden Jokowi, HENRY : Semoga Beri  Manfaat Bagi Masyarakat

oleh -34 Dilihat
oleh

 

Manado Tempo – Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada hari Kamis, 19 Januari 2023, meresmikan bendungan Kuwil Kawangkoan yang terletak di Kawangkoan Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Dibangun sejak tahun 2016, bendungan tersebut semula ditargetkan beroperasi pada tahun 2020. Akan tetapi, pengerjaannya molor dan baru dapat diresmikan pada awal 2023.

Terkait hal ini Legislator Sulut, HenryWalukow, SE menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi atas kepedulian di daerah Minahasa utara.

“Tentu masyarakat Minahasa utara patut berbangga dan berterimakasih kepada presiden Joko Widodo dan kepada Gubernur Olly Dondokambey atas kepedulian terhadap wilayah Minahasa Utara. Lihat saja, selain meresmikan bendungan kuwil, presiden melakukan kunjungan ke wilayah KEK pariwisata Likupang dan pasar airmadidi”ujar Walukow.

Lanjut disampaikan ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulut itu, Manfaat bendungan kuwil yang ada di Minut, kiranya memberi manfaat kepada masyarakat, baik yang ada di Minut, Bitung, Manado dan sekitarnya.

“Tentu manfaat bendungan kuwil sangat besar baik sektor pertanian, mengendalikan banjir maupun salah satu destinasi pariwisata dan manfaat lainnya. Untuk itu butuh sinergitas dalam pemanfaatan bendungan kuwil,”jelas Walukow

Berdasarkan sejumlah sumbet Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun dua tahun setelah banjir terjadi di Manado, Sulawesi Utara pada 15 Januari 2014.

Bendungan ini menjadi satu dari delapan bendungan baru yang mulai dibangun tahun 2016 ini.

Bendungan ini bisa mengairi lahan pertanian dan sumber pembangkit listrik. Bahkan, bendungan ini dapat menjadi pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang menghasilkan tenaga 2 x 0,7 Megawatt.
Bendungan tersebut melintang di Sungai Tondano di sebelah hilir Pembangkit Listrik Tenaga Air Tanggari II.

Adapun bendungan itu berfungsi sebagai penyedia air baku untuk Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung dengan debit sebesar 4,50 meter kubik per detik.

Selain itu, bendungan tersebut juga sebagai penyedia energi listrik dengan kapasitas sebesar 1,2 MW untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Minahasa.
(DEASY/**)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.