Safari Ramadhan, Walikota Ajak Rapatkan Barisan Lawan Teroris

oleh

Manadotempo, Manado-Buka puasa bersama dalam rangka Safari Ramadhan 1439 Hijriyah tahun 2018 dilaksanakan Pemkot Manado di Masjid Jami’Azzidin, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, Selasa (22/05/2018).

Dihadiri Walikota Manado GS Vicky Lumentut, ratusan jamaah masjid yang terletak di jalan Sea itu, mengaku sangat senang dikunjungi orang nomor satu di Manado tersebut. “Kalau tidak salah, sudah tiga kali Pak Walikota Manado datang ke Masjid Jami’Azzidin. Sehingga, sebagai warga masjid, kami tentunya sangat berterima kasih atas semua perhatian yang diberikan Pak Walikota dan jajaran pemerintah di Kota Manado,” ungkap Imam Masjid Jami’Azzidin H Husein Peju.

Sementara, Walikota dalam sambutannya mengajak umat Muslim dan masyarakat di Kecamatan Malalayang dan kota Manado untuk merapatkan barisan melawan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, tidak ada agama yang mengajarkan untuk membunuh orang tak bersalah. Bahkan, semua agama mengedepankan kedamaian dan kerukunan diantara sesama manusia. “Saya percaya, tidak ada satu agamapun yang mengajari untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Sehingga, kita perlu bersatu melawan aksi-aksi terorisme yang membuat resah dan membuat ketakutan ditengah masyarakat Indonesia. Mari kita bersatu tanpa memandang agama, suku, ras, kita ciptakan suasana yang aman dan damai di kota Manado,” tukas Walikota.

Dikatakan, predikat yang disematkan di kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia memiliki tantangan sekaligus kebanggaan. “Mempertahankan predikat sebagai kota paling toleran di Indonesia memang sangat membanggakan, namun memiliki tantangan untuk bagaimana kita menjaga predikat ini. Caranya, mari kita bangun dan pertahankan kerukunan, sikap hidup toleransi meskipun kita berbeda-beda,” tandas Walikota.

Walikota mengajak masyarakat dan umat Muslim untuk ikut mendukung operasi cipta kondisi yang dilakukan Pemkot Manado. Dimana, pada setiap kecamatan dilakukan razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilaksanakan aparat gabungan Pemkot Manado, TNI dan Polri. “Saya minta dukungan, jika ada disekitar kita ditemukan warga yang tidak memiliki KTP, kita serahkan dia kepada kepala lingkungan, ada Babinsa dan Babinkamtibmas. Jangan main hakim sendiri yang berujung pada persoalan hukum,” pungkasnya.

Tampil sebagai pembawa tauziah yakni H Amir Liputo, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Rum Usulu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat, para kepala Perangkat Daerah, juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu, perwakilan Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado serta Presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado dan tokoh agama di Kecamatan Malalayang.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Vicky Lumentut menyerahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Manado kepada mereka yang membutuhkan. (tor)

No More Posts Available.

No more pages to load.