Pemecahan Rekor Dunia Selam, Ketum WASI: Say No To Sampah Plastik

oleh

Manadotempo, Jakarta- Masih bertempat di kota Manado, Wanita Selam Indonesia (WASI) merencanakan tiga ribu penyelam untuk memecahkan rekor MURI dan dunia.

Diketahui, ivent ini bertepatan dengan #10yearschallenge WASI karena pernah juga memecahkan rekor pada 2009.

Dilain sisi, kepedulian terhadap lingkungan pun jadi target dalam acara nanti, WASI rencananya akan mengkampanyekan pengurangan penggunaan botol plastik dan tentang bagaimana kepedulian menjaga laut dan isinya dengan sosialisasikan cinta laut dan terumbu karang.

Ketua WASI, Tri Suswati, istri Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengirim pesan peduli lingkungan karena merasa prihatin atas sampah plastik di laut Indonesia.

“Agenda lain juga dalam event ini WASI akan mengajak para divers dan warga sekitar untuk say no to sampah plastik yang mengakibatkan rusaknya ekosistem laut kita,” terang Ketua WASI.

Ini dikatakan Sabtu (06/04/2019) siang di JCC, Press confrence perdana WASI dalam rangka pemecahan rekor dunia selam di Manado digelar.

Hadir dalam acara tersebut Buyung Ketum POSI (Persatuan Olahraga Selam Indonesia) dan Hamish Daud (Indonesian Ocean Pride).

Dalam kesempatan ini Ketua WASI pun menyampaikan bahwa sebagai bangsa Indonesia harus bangga karena mempunyai wilayah lautan yang sangat luas yang sudah tentu harus dipromosikan ke dunia international.

“Salah satunya lewat event pemecahan rekor dunia yang rencananya diadakan pada tanggal (03/08/2019) di teluk Manado kawasan Megamas,” ungkapnya.

Mengenai persiapan pemecahan rekor dunia itu, ibu Tito Karnavian menyampaikan sudah dari tahun lalu mempersiapkan event ini melalui proses yang panjang dan cukup berbelit belit dari pihak guiness book of record hingga pada akhirnya ditetapkan tanggal (03/08/2019) sebagai hari H.

Buyung Ketua POSI juga menyatakan bahwa pihak POSi juga full support dalam menyukseskan acara ini dan kampanye lingkungan hidup laut bersih bebas dari sampah.

Untuk diketahui peserta yang sudah register per tanggal 6 april mencapai 600 orang, jumlah tersebut diperkirakan akan terus naik bahkan pihak panitia tidak menutup kemungkinam untuk jumlah peserta yg melebihi target 3000 divers.(arie wantah)

No More Posts Available.

No more pages to load.