IPM & PDRB Tumbuh Pesat, SINERGITAS Bukan Harga Mati

oleh

Manadotempo,Manado-Konsep pembangunan secara sinergitas ternyata belum mampu menjamin keberhasilan pembangunan di suatu daerah otonom seperti provinsi. Buktinya, meskipun di pimpin oleh Walikota yang berbeda partai politik dengan Gubernur Sulut, namun, Kota Manado menjadi salah satu daerah penyumbang terbesar bagi pertumbuhan IPM (Indek Pembangunan Manusia) provinsi Sulut yang tumbuh menjadi 72,09 di tahun 2019 atau naik sebesar 0,79 poin dari tahun 2018 lalu.

Tahun 2019 lalu saja, IPM Kota Manado berada pada angka 78,80 persen atau selisih hampir 7 poin dibandingan dengan provinsi Sulut. Data BPS menunjukan, IPM Kota Manado tahun 2019 merupakan tertinggi diantara 15 kabupaten/kota lainnya di Sulut. Kenaikan IPM Kota Manado ini secara otomatis berdampak pada pembangunan sektor kesehatan, pembangunan sektor pendidikan dan pembangunan dunia investasi di Kota Manado dan provinsi Sulut juga.

“Dengan kenaikan IPM Kota Manado secara signifikant di tahun 2019, secara otomatis berdampak juga pada kenaikan IPM Provinsi Sulut. Rumus apapun yang akan kita gunakan, Kota Manado punya peranan penting dalam pertumbuhan 0,79 poin IPM Provinsi Sulut dari tahun 2018 lalu,” jelas Walikota Manado DR. Ir. GS Vicky Lumentut dalam sebuah diskusi baru-baru ini.

Lanjut Lumentut, selisih hampir 7 point perbedaan antara IPM Kota Manado dengan Provinsi Sulut bukanlah angka yang kecil, jika dilihat dari dampak multiplier effect IPM terhadap sektor kesehatan, sektor pendidikan dan ekonomi.

“Ini membuktikan kepada kita bahwa sinergitas kepemimpinan belum menjadi harga mati. Bukan hanya IPM, tapi Kota Manado juga unggul dari pertumbuhan PDRB dibadingkan dengan Provinsi Sulut,” jelas Lumentut yang juga Ketua DPD Nasdem Kota Manado.

Kondisi ini lanjut Lumentut itulah yang membedahkan antara Kota Manado dengan 14 kabupaten/kota lainnya di Sulut, termasuk 3 daerah lainnya seperti Kota Bitung, Kota Tomohon dan Kota Kotamobagu.

“Dengan tersedianya 3 rumah sakit daerah khusus di Kota Manado secara otomatis iut memberikan warna tersendiri bagi peningkatan dan pelayanan kesehatan di provinsi Sulut. Ini baru satu sektor belum sektor lainnya,” kata GSVL menutup diskusi.(jil)

No More Posts Available.

No more pages to load.