Keamanan Tuur Maasering Dipertanyakan Pengunjung, Jepol: Aksi Itu Terjadi Saat Kami Tidak di lokasi

oleh

Manadotempo Tomohon.

Sering terjadinya gangguan keamanan di lokasi wisata Tuur Maasering membuta para pengunjung mengajukan komplain ke pihak manajemen karena mengalami peristiwa tak mengenakkan, saat mengunjungi tempat pariwisata yang berada di Kumelembuai Tomohon.

Salah satu pengunjung setia tempat wisata tersebut mengaku kecewa dan prihatin dengan adanya aksi-aksi premanisme, yang diduga dilakukan salah seorang warga di Kumelembuai kepada para pengunjung setia tempat wisata yang hanya ada di kota Tomohon tersebut.

Ibu Ani warga Sario Kota Manado ini menjelaskan bahwa peristiwa itu dialaminya saat mengunjungi Tuur Maasering pada Rabu (14/04) malam lalu bersama keluarganya. Saat menikmati pelayanan di tempat tersebut, tiba-tiba ada pria diduga mabuk membentak-bentak karyawan ditempat itu, dan mematikan paksa lampu di tempat wisata tersebut.

“Kami yang panik karena suasana sudah mulai gaduh pun langsung hendak pulang. Tak sampai disitu, pria mabuk tersebut kembali membuat keonaran di tempat parkir, dan mengusir kami bersama para tamu lainnya,” katanya dengan nada kecewa.

Anny menabahkan, dirinya sangat kecewa dan melayangkan komplain ke pihak manajemen karena tak bisa menjaga kenyamanan dan keamanan para pengunjung.

“Kami juga menyayangkan aksi-aksi premanisme masih ada dan merajalela di tempat-tempat wisata. Bagaimana tempat wisata akan maju jika menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung saja tidak bisa,” katanya sambil berharap pihak keamanan segera bertindak kepada mereka yang membuat onar.

Sementara itu, Owner wisata Tuur Maasering, Jefry Polii saat dikonfirmasi tak menampik adanya aksi-aksi seperti itu di tempatnya. Namun menurut Polii, aksi itu selalu terjadi disaat dirinya tak berada di lokasi.

“Tentu ini akan menjadi perhatian kami sebagai pihak manajemen untuk memberikan kenyamanan dan keamanan di tempat kami. Tentu kami akan melakukan upaya hukum ke oknum terkait, dan akan meminta penanganan hukum dari pihak berwajib,” tutur Polii.

Polii juga menambahkan oknum pembuat onar tersebut memang sudah beberapa kali membuat keributan tanpa ada masalah. Padahal oknum tersebut sudah diberikan fasilitas penjagaan parkir, yang pendapatannya sangat lumayan setiap harinya.(oby)

No More Posts Available.

No more pages to load.