Sukamto Lijono Menang Di MA. Satu bidang Tanah Dikakaskasen Sah Miliknya

oleh

Manadotempo Tomohon.

Akhirnya pihak Mahkamah Agung RI membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Manado, Nomor 6/PID/2016.PTMND, Tanggal 5 Februari 2018 Yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Tondano Nomor 37/Pid.B/2017/PN. Tertanda tanggal 12 Desember 2017 tersebut,  dan menyatakan tergugat terhadap Sukamto Lijono tidak dapat di terima karena kadaluarsa, memerintahkan terdakwa dikeluarkan dari tahanan, memulihkan hak Sukamto Lijono dari kemampuan, kedudukan dan harkat martabatnnya. 

Selain itu,  pihak MA menetapkan kuitansi pembelian tanah dari Li Jok sebesar 6.250.000 rupiah untuk pembayaran tanah di Kakaskasen Satu untuk tanah eluas 393.6 m2, Tanggal 9 Maret 1986, beserta akta jual beli aslinomor 48/C/IV/1985 yang dibuat dihadapan Camat Tomohon, PS Kaunang untuk tanah tersebut,  antara pembeli, Lie Jok dan Penjual,  Dien Palit seluruhnya dikembalikan kepada Lie Man Kam.

Putusan ini diputuskan dalam rapat Musyawarah Majelis Hakim MA pada Senin,  tanggal 4 Juni 2018 lalu oleh Ketua Majelis Dr H Margono SH M Hum MM dan Dr H Wahidin SH MH,  mengetahui Ketua Mahkamah Agung RI, Prof Dr H M Hatta Ali SH MH.

Sementara itu, Pengacara Sukamto Lijono, Febry Tri Haryadi menjelaskan, tanah adalah milik klien kami yang sudah di eksekusi oleh Pengadilan Tondano. Tapi pihak penggugat tetap mengganggu dan mengusik tanah klien kami ini tersebut.

Lanjutnya, Hari ini masuk dan menguasai tanah klien kami dengan memasang papan mengenai status tanah tersebut. Jika tetap pihak lain mengganggu atau masuk tanpa hak di lahan atau pun merusak, maka kami akan mengambil tindakan.

“Sebisanya pula pihak Penyidik Polres Tomohon untuk menuntaskan laporan kami, karena oknum yang dimaksud beberapa Minggu lalu telah memotong pohon atau tanaman yang ada di lahan milik klien kami tersebut, karena kami sudah memiliki putusan resmi dari Mahkamah Agung RI,” tegasnya.

Hasil pantauan, tanah tersebut mulai dipergunakan untuk pembangunan, dari pihak yang dikuasakan Sukamto Lijono dengan didampingi aparat yang berwenang baik dari pihak kepolisian dan TNI. (Oby)

No More Posts Available.

No more pages to load.