Dari Balik Jeruji Besi LPP Manado Di Tomohon Lahirlah Batik Lprado

oleh

Manadotempo Tomohon.

Upaya pembinaan yang nantinya akan berpengaruh positif bagi kelangsungan hidup para Warga Binaan Perempuan (WBP) Di Lembaga Pembinaan Perempuan (LPP) Kelas  2B seusai menjalani masa tahanan, maka lewat keterampilan ini tentu dipersiapkan agar sekembali ke masyarakat, para mantan WBP bisa hidup baru dengan modal pengetahuan membatik dan juga pelatihan keterampilan lainnya. Ini Dibuktikan lewat launchingnya Batik LPRADO yang di disan khusus oleh WBP pada Senin (17/10).

Kepala LPP Kelas IIB Manado, Gayatrahmi Rilowati menjelaskan kenapa iya memilih batik sebagai salah satu karya seni yang dihasilkan oleh para WBP di sini selain melestarikan budaya juga membutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang tentu dibutuhkan oleh  WBP menjalani masa tahanan.

“Meskipun berjalan baru enam bulan sejak April tetapi sudah mulai banyak diminati baik dari dalam daerah juga di luar daerah, nah dengan dilaunching ini sekaligus telah disahkan dalam dua motif batik yang tepaelah didaftarkan ke dirjen Kekayaan untuk memperoleh sertifikat hak cipta,” kata Gayatri.

Sementara itu, Sekertaris direktorat jenderal pemasyarakatan Heni Yuwono mengaku sangat bangga atas hasil karya yang dihasilkan oleh LPP Manado di Tomohon, proses pembinaan disini sangat luar biasa, dimana karya ini tidak kalah dengan batik yang berada di luar.

“Pimpinan tidak akan selamanya di sini, untuk itu saya harapkan para pemimpin berikutnya bisa melanjutkan karya seperti ini, saya yakin kalau kita mampu melakukan pembinaan mereka akan bersyukur tentu akan memberi modal ke depan. Di Lapas bukan hanya menunggu waktu untuk bebas tetapi diisi dengan kegiatan yang bermanfaat untuk kemudian hari. Pemasaran akan karya batik ini bisa dijalin kerja sama baik dengan stakeholder terkait, produk yang ada sangat mampu bersaing dengan pasar yang ada,” kata Yuwono dalam sambutannya.

hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut PLT Kakanwil Menkumham Sulut, Jonny pesta Simamora, Kepala divisi pemasyarakatan Bambang Haryanto, Kepala divisi pelayanan hukum dan HAM Ronald Lumbuun, Kajari Tomohon Fien Ering, Wakapolres Tomohon Kompol Agnes Turambi dan perwakilan Pemkot Tomohon, kepala dinas PPPA kota Tomohon Dr Jhon Lumopoa  (Oby)

No More Posts Available.

No more pages to load.