Durant CS Bakal Praperadilan Polres Minsel

oleh

Manado Tempo, MINSEL-Upaya hukum berupa praperadilan bakal ditempuh oleh Yan Durant bersama rekan-rekan yakni Sultje Wahani, Yanni Wowor, Merry longdong, Silvi londong, Treis Rompis (Durant CS,red).

Hal itu buntut ketidakpuasan Durant CS terhadap keputusan Polres Minsel yang telah menerbitkan surat penetapan penghentian penyidikan (SP3) terhadap kasus sengketa lahan di Kelurahan Ranoiapo Kecamatan Amurang.
Yan Durant yang mewakili rekan-rekannya, kepada sejumlah awak media mengatakan kalau mereka merasa tidak puas dengan keputusan pihak Polres Minsel yang telah menghentikan proses penyidikan terhadap laporan dugaan pemalsuan dokumen.

“Memang sudah ada putusan Makamah Agung terkait dengan kepemilikan tanah dan bangunan di Ranoiapo. Namun yang kami pertanyakan apa yang menjadi alasan sehingga pihak Polres Minsel menghentikan proses penyidikan (SP3) terhadap laporan kami terkait dugaan pemalsuan dokumen. Padahal sesuai surat hasil laboratorium forensik Makassar, kalau tandatangan surat keterangan hak milik atas nama Junus Sariowan adalah tanda tangan karangan atau Spurious Signature,” ungkap Durant.

Dia mengatakan tidak akan berhenti mencari keadilan untuk mempertahankan kepemilikan tanah dan bangunan yang telah ditempati selama ratusan tahun dan turun temurun diri leluhur sampai pada keluarganya.

“Kami meyakini dengan bukti surat kepemilihan tanah yang sah, kami bisa mendapat keadilan. Meski sudah ada putusan MA, kami akan melakukan praperadilan kepada Polres Minsel karena telah menghentikan laporan kami terkait dugaan pemalsuan dokumen,” kuncinya.(AP).

No More Posts Available.

No more pages to load.