Fokus Upaya Preventif KALOH : FKDM Bergerak Maksimal Bantu Pemerintah

oleh

 


Manado Tempo – Pasca menerima Surat Keputusan, maka Forum Kewaspadaaan Dini Masyarakat langsung action dengan menggelar rapat perdana, Kamis (10/02/2022), dikantor DPRD Sulut.

Terpantau rapat yang dipimpin Ketua FKDM Fabian Kaloh, SIP. MSi yang dihadiri beberapa anggota membahas sejumlah program dan kegiatan yang akan dilakukan.

Usai rapat kepada wartawan Ketua Komandan Resiman Mahasamra ini menjelaskan, dalam rapat telah diputuskan bakal dilaksanakan program yang dibagi atas program jangka pendek, menegah dan jangka panjang. Selain itu dibicarakan menyangkut pengunaan dana Hibah yang diterima.

“FKDM mendapatkan dana Hibah 150 juta, dana ini harus dimanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin, mengingat anggaran ini wajib di pertanggungjawabkan karena akan diperiksa, tegas anggota DPRD Sulut ini.

FKDM juga jelas Kaloh adalah forum yang fokus pada upaya preventif atau pencegahan berbeda dengan forum lainya yang fokus pada pasca kejadian atau peristiwa.
FKDM tandasnya harus hadir secara dini mendeteksi, berbagai faktor yang bakal menyebabkan terjadinya peristiwa baik bencana alam maupun persoalan sosial kemasyarakat.

“Seperti banjir Taas harus dilakukan kajian mengingat wiilayah Kelurahan Taas menjadi muara dari sejumlah sungai, yang secara otomatis akan berdampak pada banjir jika hujan terjadi, sehingga FKDM akan mengkaji dan memberikan masukan kepada pemerintag upayang yang harus dilakukan. Demikian untuk kota Manado ada 3 sungai yang sering menjadi penyebab banjir kiriman, sehingga perlu dilakukan mitigasi bencana,”ungkap Kaloh.

Selain persoalan bencana, FKDM juga akan melakukan upaya edukasi dan pendekatan persuasif terkait persoalan sosial kemasyarakatan seperti masalah tambang, batas wilayah, tarkam sebagai langkah deteksi dini, tambah Kaloh.

Personil Fraksi PDI Perjuangan ini juga memastikan akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait seperti dinas pendidikan, untuk memberikan edukasi bagi siswa dalam upaya mencegab terjadinya bencana alam bahkan tawuran.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah yang memiliki unit intelegent, yamnu Forkopimda, keaksaan, kepolisian dan kesbangpol,”tambah Kaloh.(DESI)

No More Posts Available.

No more pages to load.