Jemaat GPDI Winangun Tunggu Janji Pemkot Perbaiki Drainase

oleh
Begini kondisi drainase yang sudah digali tapi pekerjaan tidak dilanjutkan, tampak Gembala GPDI Winangun yang harus bersusahpayah melalui pinggiran proyek mangkrak itu.

Manado Tempo-Janji Pemkot Manado sejak 2021 akan perbaiki drainase di kompleks Gereja GPDI Winangun, masih ditunggu.

GPDI sudah relakan tanahnya melalui surat, untuk dibangun drainase agar banjir bisa dicegah

Mengingat, pihak Gereja GPDI Winangun pun sudah merelakan sebagian tanahnya untuk dibangun drainase melalui surat berita acara kesepakan bersama tertanggal 19 Juli 2021.

Tak tanggung-tanggung, surat tersebut ikut ditandatangani pihak PUPR Manado dan pihak kelurahan setempat dan pemimpin GPDI Winangun, yang artinya kesepakatan dibuat agar perbaikan drainase segera dilaksanakan.

Pasalnya, kondisi drainase kerap meluap dan berimbas ke Gereja dan warga sekitar Gereja GPDI.

“Iya benar, tanah gereja sudah diberikan ke pemerintah dengan surat dan sudah diteken pihak gereja GPDI, agar drainase bisa berfungsi dengan baik tanpa ada luapan air lagi,” ujar jemaat GPDI Winangun, Jumat (11/03/2022).

Sayangnya, hingga memasuki bulan Maret 2022 belum juga ada tanda-tanda pekerjaan dilakukan, meski diakui sudah ada tim dinas PUPR Manado yang datang meninjau lokasi pembangunan drainase tapi bulan Desember 2021.

“Mereka (PUPR Manado) datang dan janji bulan Januari 2022 mulai dikerjakan, tapi hanya ada galian lubang yang justru menjadi sarang nyamuk dan tanpa ada pekerjaan lanjutan. Kami berharap bisa diperbaiki karena jika hujan air meluap dan masuk ke gereja serta rumah warga sekitar,” beber jemaat GPDI Winangun.(inot)

No More Posts Available.

No more pages to load.