Bakal Turun Langsung Ke Lokasi, LIPUTO : Ini Fungsi Kontrol Kami

oleh

 

Manado Tempo — Menindaklanjuti hasil Rapat dengar pendapat antara Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi I terkait ambruknya tanggul pengendali banjir sepanjang kurang lebih 50 Meter di Dumoga, yang dilaksanakan di ruang rapat Komisi III maka komisi 3 akan turun langsung ke lokasi.

Sekretaris Komisi III DPRD Sulut H. Amir Liputo SH usai RDP mengatakan ada tiga kesepakatan yang berhasil dirangkum. Pertama, Kepala Balai Sungai dan Satker akan bertanggungjawab penuh untuk menuntaskan pekerjaan lewat kontraktor yang ada karena masih dalam masa pemeliharaan.

“Dengan catatan memperbaiki sekaligus membuat saluran air yang baru sehingga bangunan yang sudah ada tidak akan lagi digenangi air yang menyebabkan dinding yang dipasang ini hanyut oleh air, di dumoga,” kata Liputo saat diwawancarai oleh wartawan seusai RDP.

Anggota Komisi 3 saat RDP dengan BWS Sulawesi I

Kedua diungkapkan politisi PKS ini, khusus mengenai tenggak waktu diharapkan bulan agustus atau 1 bulan dari sekarang pekerjaan sudah selesai.

Dan Ketiga, mengenai usulan kata Liputo pemeliharaan irigasi yang di Sangkub balai sungai segera mengkoordinasikan agar para petani yang mempunyai hak untuk pembersihan dapat dilibatkan dalam pekerjaan.

“Jadi mereka tidak sekedar menjadi kelompok pemakai air, tapi juga dilibatkan dalam pemeliharaan sehingga mereka juga bisa mendapatkan penghasilan dari hal tersebut,” katanya lagi.

Namun disisi lain ditambahkan politisi dapil Kota Manado ini, fungsi pengawasan Komisi III akan mengawal terus sehingga keadaan keadaan yang terjadi dilapangan kedepan dapat diminimalisir sehingga tidak terjadi lagi ada proyek proyek penanggulangan banjir justru ketika terjadi banjir justru proyek tersebut yang hanyut.

“Nah ini kedepan tidak boleh terjadi lagi sehingga komisi III perlu melakukan tinjauan lapangan kemudian pengawalan terhadap perbaikan proyek proyek seperti ini.  Kami juga berharap masyarakat dapat melaporkan pada kita karena tentu kami sangat terbatas dengan anggota yang hanua 10 orang, mengawasi se Sulut ini kan bikan pekerjaan mudah, bila ada temuan-temuan seperti ini silahkan bila dashboar E-Aspirasi DPRD Sulut sampaikan apa yang ditemukan dan insyaallah kami akan siap menindaklanjuti,” kuncinya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Berty Kapojos, Ronald Sampel, Shery Tjanggulung, Boy Tumiwa, Ayub Ali, dan Kepala balai sungai beserta jajarannya. (DESI)

No More Posts Available.

No more pages to load.