Estimasi PAD Melalui Pasien Covid, TUUK : RS Bukan Profit Oriented

oleh
James Tuuk, Anggota Banggar

 

SULUT SION FM- Kritikan tajam dilayangkan anggota badan anggaran James Tuuk usai mendengarkan penjelasan ketua Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) yang juga Sekprof Sulut Praseno Hadi dan Kadis Kesehatan dr.Debbie Kalalo terkait dengan estimasi pendapatan dari rumah sakit salah satunya melalui pasien Covid.

Tegas Tuuk, saat rapat badan anggaran dengan TAPD  Kamis (15/09/2022), RS itu bukan profit oriented tapi murni adalah pelayanan kepada masyarakat.
“Saya miris jika pemerintah memberikan asusmsi pendapatan dari RS. Kasian juga Pak Dirut ODSK yang masih mudah akan cepat tua jika PAD terlalu besar ditetapkan.

Tandas Tuuk dalam menetapkan PAD suatu SKPD harus benar benar melakukan kajian yang matang, sehingga realisasinya baik.

Sebelumnya Ketua TAPD mengakui jika pasien covid banyak seperri tahun sebelumnya 1000 orang setiap harinya maka RS akan kaya, dan dampaknya PAD meningkat.

Pada APBD 2022 RS OD SK dipatok PAD 274 Miliard sementara realisanya sangat jauh sehingga terjadi rasionalisasi anggaran disemua SKPD.
(DEASY)

No More Posts Available.

No more pages to load.