Fraksi Demokrat Minta Politik Anggaran Pemprov Sulut Diarahkan Bagi Produk Unggulan Captikus

oleh -61 Dilihat
oleh

 

Manado Tempo – Henry Walukow, SE dipercaya Fraksi Demokrat sebagai juru bicara Fraksi untuk menyampaikan pemandangan umum fraksi dalam rapat paripurna terkait penyampaian penjelasan Pemerintah Sulut terhadap Ranperda APBD Induk tahun 2023, Kamis (29/09/2022).

Ketua Fraksi Demokrat ini menyampaikan sejumlah catatan penting untuk menjadi perhatian pemerintah sulut diantaranya meminta perhatian pemerintah terutama politik anggaran di bidang pertanian dan perkebunan yang diarahkan bagi produk unggulan sulut termasuk Captikus.
“Keberpihakan pemerintah bagi petani tentunya akan memberi dampak yang baij bagi perekonomian terlebih khusus petani captikus, sehingga marketnya akan dapat bersaing dengan pasar lokal maupun internasional,” ungkap Sekretararis Komisi I DPRD Sulut ini.

Fraksi Demokrar juga berharap agar SKPD dapat memacu kinerja agar penyerapan anggaran dapat terealisasi seluruhnya dan mampu mengimbangi langkah cepat Gubernur dan Wagub untuk mewujudkan visi dan misi.

Disamping itu Fraksi Demokrat juga mengimbau agar pencapaaian pendapatan daerah dapat terwujud maka pelayanan RS OD-SK perlu di dukung dengan pelayanan yang baik.seeta sarana alat medis dan tenaga medis yang memiliki kompetensi yang baik.

Fraksi Demokrat juga mendorong adanya penciptaan lapangan kerja ditengah situasi ekonomi yang sulitm
“Dalam rangka pemulihan ekomoni masyarakat akibat covid dan kenailan BBM, fraksi demokrat berharap dapat membangkitkan ekonomi dengan penciptaam lapangankerja,” ungkap Henry.

Menanggapi hal ini Wagub Steven Kandouw menyatakan pandangam umum FPD paling lembut atau ringan.
Terkait dengan dampal kenaikan BBM tandanya sudah direspon.
“Pemerintah sudah menyalurkan bansos dan sopir.

Sementara terkait dengan Anggaran pertanian bagi petani captikus tengah di carikan jalan untuk eksport.
” Sudah ada dua perusahan yang memproduksi captikus, dan kami tengah mencari pasar eksport untuk membantu petani,”jelas Kandouw.
(DEASY)

No More Posts Available.

No more pages to load.