Cuaca Ekstrim, BPJN Sulut Gerak Cepat Tanggani Kerusakan Akibat Banjir Dan Tanah Longsor

oleh -1117 Dilihat
oleh
Hendro Satrio M.K, S.T, MT, Kepala BPJN Sulut

Manado Tempo – Sejumlah ruas jalan Nasional terdampak banjir dan tanah longsor akibat cuaca Ekstrim yang terjadi pada medio 27 Januari 2023 lalu.

Kepala BPJN Sulut, Hendro Satrio, M.K, ST.MT

Kepala BPJN SULUT, Hendro Satrio M.K, ST.,MT kepada wartawan Kamis (10/02/2023) diruang kerjanya menjelaskan cuaca ekstrim menyebabkan banjir disejumlah ruas jalan yakni jalan A.A Maramis dekat jembatan teluk permai berlokasi didepan perumahan Kilu Permai, jalan didepan trasmart dan juga jalan didepan RS OD SK.
“Setelah banjir surut kami langsung melakukan pembersihan lokasi berupa lumpur yang menutupi jalan, dan sudah bisa langsung dilalui,” jelas Hendro.

Selain banjir juga terjadi longsor di ruas jalan Manado – Tomohon, juga Manado- Tumpaan namun tidak menutupi badan jalan dan langsung dibersihkan,”jelasnya.

Selain itu ungkap Hendro yang dikenal low profile ini, juga terjadi longsor di dua titik di ruas jalan Manado-Wori dekat TPA Sumompouw yang menutupi 1/3 badan jalan namun langsung ditangani.

Cuaca buruk yang berdampak pada STA 5+600 ruas Wori – Likupang, jembatan Minaesa mengalami kendala di Oprit jembatan yang amblas akibat hujan deras dan besarnya  volume air sungai mengalir juga terjadi hal yang sama di oprit Bailang -Pogidon .
“Bersyukur segera ditangganu secara cepat sehingga bisa dilalui kendaraan menuju Wori,” jelas Hendro.

Tambah Hendro Akibat cuaca buruk pada Rabu (1/02/2023) terjadi banyak longsoran berskala kecil  dan dua besar di ruas Kaiya – Maelang STA. 36+000, tepatnya di desa Buntalo .
” Bencana longsor ini menutupi hampir 95% akses lalu lintas masyarakat sehingga kami turunkan sejumlah alat berat dan pada subuh hari jalan sudah bisa dilalui,” jelas Hendro.

Tambah Kepala BPJN SULUT, Hendro Satrio M.K, ST. MT, pihaknya telah mengambil langkah preventif dengan menyiagakan 22 alat berat di 7 titik posko guna mengantisipasi jika terjadi bencana.
” Selain kami menyiagakan alat berat, personil kami juga mobile saat cuaca ekstrim. Saya bahkan turun langsung memantau kondisi dilapangan pasca bencana,”ungkap Hendro.
(DEASY)