Beredar Nama Hasil FPT Calon KIP, Andreas : Seleksi Dan FPT KIP Miliki Regulasi Tersendiri

oleh -57 Dilihat
oleh
Andreas Andi Sabawa, Pemerhati politik dan pemerintah

 

Manado Tempo ,- Hasil Seleksi Calon Komisi Informasi Publik (KIP) yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi dan Fit and proper Test (FPT) oleh Komisi I DPRD telah berjalan dengan baik.

Sempat beredar bocoran lima nama calon KIP hasil Seleksi dan FPT yakni Andre Mondong, Risat Sanger, Raymond Pasla, Maydi Mamangkey dan Isman Mominta.

Terkait hal ini, salah satu kandidat calon KIP yang ikut seleksi dan FPT mengharapkan agar hasil penilaian di Komisi I saat FPT menjadi dasar untuk menentukan siapa yang layak menjadi komisioner.

“Sampai saat ini belum diumumkan, tunggu saja sampai adanya SK Gubernur, tapi kami hanya berharap hasilnya murni dan tidak diutak-atik lagi,”ujarnya sembari meminta namanya tidak usah disebut.

Sementara itu Andreas Andi Sabawa pemerhati politik dan pemerintahan mengatakan dalam Seleksi dan FPT KIP didasarkan pada aturan atau regulasi sendiri bukan berdasarkan unsur apapun seperti keterwakilan suatu daerah atau etnis tertentu.
“KIP ada undang undang sendiri yang mengatur fungsi dan ada aturan sendiri untuk seleksi, jika Ketua DPRD Sulut mengatakan seleksi komisioner KIP memperhatikan keterwakilan Etnis, itu blunder dalam berfikir” ujar Andreas Kamis (9/03/2023).

Hasil FPT ini sempat menjadi perhatian media. Diberitakan sebelumnya, Mantan Ketua Komisi I, John Dumais sempat mengingatkan agar hasil Seleksi KIP tidak diutak-atik serta mendorong Komisi I untuk menolak intevensi dari pihak manapun.

Ketua DPRD Sulut, Andi Silangen juga telah membantah adanya intervensi. Dirinya sempat mengatakan lima calon KIP hasil seleksi adalah yang terbaik dan sudah mewakili etnis yang ada di Sulawesi Utara.
(Deasy Holung/**)

No More Posts Available.

No more pages to load.