Manado Tempo – Tidak salah Walikota Manado Andrei Angouw, SE dan Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang mempercayakan Lucky Senduk, S.Ked sebagai Direktur Utama PD Pasar Manado.
Terbukti dibawah Komando Lucky Senduk berbagai pembenahan dan terobosan terus dilakukan. Hal ini pun diakui masyarakat Kota Manado yang merasa nyaman berbelanja di Pasar Bersehati, Bersih dan Rapi serta bangunan pasar yang menarik.
Bukan hanya itu, namun penataaan kawasan pasar sangat nyaman bahkan menjadi salah satu lokasi wisata dan kuliner.
Kemajuan teknologi dan transparansi yang digaungkan Pemerintah disambut dengan langkah bijak melalui inovasi pembayaran retribusi melalui sisitim Elektronik.
Dijumpai di Kantor PD Pasar Manado, Shoping Center, Rabu, (7/06/2023) Lucky Senduk menjelaskan, berbagai terosan tahap demi tahap dilakukan diantaranya dengan sistim pembayaran Non Tunai melalui Tapcash, e-money ,debit atau qris.
” Dengan demikian maka semua akan terpantau secara jelas, ini agar menghidari kebocoran dan pungli. Semua keuangan akan masuk ke.Bank demikian untuk pengeluaran. Pak Walikota bisa pantau langsung berapa capaian retribusi PD Pasar,”jelas Senduk.
Tambahnya dengan sistim ini maka akan memudahkan juga pelaku usaha mendapat modal lewat perbankan, karena akan terlihat mana pedagang yang rajin membayar lewat Cash Flow maka akan direferensikan.
Kemudian PD pasar akan memanfaatkan Cold Storage yang tentu saja akan bermanfaat bagi pedagang.
“Tentu dengan adanya cold storaage, bahan yang dijual akam tahan lama. Misalnya rica dan lainnya. Ini juga bisa menahan inflasi,”sambungnya.
Lanjut Senduk saat ini PD Pasar teruskan tingkatkan manajemen keuangan yang sudah makin membaik.
Selain itu, Jelas Mantan anggota KPU Kota Manado ini, PD Pasar juga saat ini sudah menyalurkan miliaran rupiah untuk membayar pesangon dan BPJS.
“PD Pasar saat ini sudah membayar pesangon sebesar Rp 2 Miliar meski dengan cara dicicil. Tak itu saja, kami terus berupaya membayar terkait hutang BPJS,”tandasnya.
Tak itu saja, saat ini PD Pasar sedang melakukan uji kelayakan gedung shoping center dan terkait nama pasar.
“Kita akan lihat, kalau rekomendasi uji kelayakan bisa direnovasi ataupun dibangun yang baru akan kami sampaikan ke pemerintah kota Manado.
Soal nama pasar misalnya, pasar bersehati sekarang, dulunya nama pasar itu pasar Jengki kita akan lihat dasar hukum pemberian nama, kalau memang nantinya akan dikembalikan nama pasar Jengki, kita proses sesuai aturan,”ucap Senduk.
PD Pasar juga saat ini sedang melakukan penelusuran aset-aset milik PD Pasar.
“Kita lagi penelusuran aset. Misalnya pasar 9 yang katanya sedang dikelola pihak ketiga atau ada perjanjian 30 tahun. Kemudian ruko-ruko di pasar pinasungkulan, kemudian di jalan roda. Kami sedang data dan merangkumnya. Beberapa bulan lalu, di jalan Roda, ada yang ingin bermohon ke BPN untuk, padahal iti berdiri diatas HPL lahan pemerintah kota yang sudah dipercayakan ke PD Pasar. Hal-hal inilah yang sedang kami upayakan dan perbaik agar kedepan PD Pasar semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”pungkasnya.
Ungkapnya juga PD Pasar Manado memiliki Booth yang disewakan kepada siapapun yang melaksanakan Ivent atau promo atau pada acara tertentu.
“Booth ini kami adakah untuk disewakan seperti pada moment Ramadhan lalu, ini kami adakan untuk sebagai salah satu terobosan PD Pasar untuk mengalih potensi pendapatan yang tidak hanya bergantung pada retrubusi,” urainya.
(Deasy Holung)
