Distanak Tomohon Klaim Tomohon Aman Dari Virus Demam Babi

oleh -55 Dilihat
oleh

 

Manadotempo Tomohon.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Kota Tomohon, Karel Lala mengungkapkan, pihaknya sejauh ini belum menemukan adanya peredaran virus demam babi atau African Swine Fever ASF di daerah Kota Tomohon seperti yang terjadi di beberapa daerah luar Sulawesi Utara (Sulut) yang secara langsung berdampak terhadap perekonomian masyarakat terutama peternak babi yang ada di daerah itu, meski belum menemukan adanya peredaran virus yang mematikan hewan atau ternak babi tersebut, dinas pertanian dan peternakan Kota Tomohon terus melakukan berbagai langkah serta upaya pencegahan diantaranya melakukan pengawasan di daerah perbatasan terhadap lalulintas hewan yang masuk ke Tomohon serta mengingatkan peternak agar menjaga kebersihan kandang ternaknya.

“Selain menjaga kebersihan kandang ternak yang tidak kalah pentingnya yakni memberikan makanan yang bersih,” kata Karel Lala, saat dikonfirmasi, Jumat (16/6/2023).

Dikatakan, dari beberapa hasil sampel yang diambil beberapa waktu lalu, hingga sekarang belum ditemukan virus demam babi tersebut.

“Jadi, kota Tomohon masih aman. Virus ASF tidak terjangkit kepada manusia,” ungkapnya.

Lala menegaskan wabah virus ASF yang menulari ternak babi bukan penyakit zoonosis. Dengan demikian, daging babi aman dan sehat untuk dikonsumsi.

“Zoonosis merupakan penyakit yang secara alami dapat menular dari hewan vertebrata ke manusia atau sebaliknya. Namun ASF bukan termasuk penyakit tersebut.

Untuk itu, Karel meminta masyarakat agar berpartisipasi aktif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat luas agar tidak takut mengkonsumsi daging babi. Apalagi, ternak babi merupakan salah satu penopang perekonomian di Kota Tomohon. (Oby/*)

No More Posts Available.

No more pages to load.