Di Manado Badut Bisa Beraktifitas Tapi Harus Izin

oleh -129 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Manado sudah melakukan penertiban para Badut yang dinilai melanggar Perda Kota Manado Noor 2 Tahun 2019 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

Rabu (12/07/2023) kemarin, sedikitnya ada 12 badut yang beraktivitas di ruas jalan, trotoar dan persimpangan berhasil terjaring penertiban tersebut.

Mereka pun langsung digiring ke kantor Sat Pol PP Manado dibilangan Tikala untuk diberikan pembinaan dan penandatanganan surat pernyataan untuk tidak mengulang hal yang sama.

“Iya, terjaring ada 2 di persimpangan St. Yoseph, Hotel Yuta. Tapi total yang beraktifitas ada 12 di seputaran terminal Paal Dua,” ungkap Kasat PolPP Manado, Yohanis Waworuntu.

Seperti penegasan sebelumnya, topeng dan alat badut diamankan, nanti diserahkan ketika pelaku pelanggar perda membuat pernyataan untuk tidak mengulangi aktifitas serupa di ruas jalan, persimpangan dan trotoar.

Artinya lanjut Waworuntu, mereka para badut tidak dilarang beraktifitas, sejauh tidak melakukannya dilokasi-lokasi dimana dilarang menurut aturan Perda.

Ditambahkan Kepala Bidang TRANTIB Herry A. Ratu, SE dan Kepala Seksi Penyidik PPNS Resky Naray, SE diberikan solusi agar beraktivitas ditempat Yang tidak dilarang contohnya SPBU, TKB, MBW, Kawasan Mega Mas, Mantos.

“Tapi harus minta izin pihak pengelola setempat,” tandasnya. (inot)

No More Posts Available.

No more pages to load.