Lokon Berpotensi Erupsi, Warga Dilarang Beraktivitas 2,5 Km dari Kawah Tompaluan

oleh -231 Dilihat
oleh

 

Manadotempo Tomohon.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mengimbau, agar semua masyarakat tidak melakukan aktivitas pada radius 2,5 km dari Kawah Tompaluan, Gunung Lokon.

Hal ini dikatakan Walikota Tomohon Caroll Senduk SH, menyikapi status yang dikeluarkan Pos Pemantau Gunung Berapi Tomohon – PVMBG (Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi) pada Senin, 17 Juli 2023 pukul 18.00, bahwa status Gunung Lokon naik dari Level 2 Waspada ke Level 3 Siaga.

“Kepada para wisatawan, pendaki ataupun masyarakat yang melakukan aktivitas pendakian dan perkebunan untuk tidak melakukan aktivitas pada radius tersebut,” tegas Walikota Senduk.

Dia pun menghimbau, seluruh masyarakat Kota Tomohon terutama yang berada di Kawasan Rawan Bencana, agar tetap tenang, tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sambil terus memantau perkembangan.

“Marilah kita terus berdoa, sebagai orang beriman kita percaya Kota Tomohon akan terus dilindungi dan dijauhkan dari marabahaya dan bencana,” ucap Walikota.

Sementara Kaban BPBD Hengky Y Supit SIP, mengatakan
Status Level 3 Siaga, berarti ada peningkatan aktivitas Gunung Lokon yang berpotensi erupsi dan relatif menimbulkan ancaman.

Dia menjelaskan, radius 2,5 km sesuai dengan peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) III meliputi 7 Wilayah Kelurahan, masing-masing Tinoor 1, Tinoor 2, Kinilow, Kinilow 1, Kakaskasen 1, Wailan dan Kayawu. Namun dari 7 Kelurahan ini, hanya termasuk dalam wilayah pemerintahannya yaitu Wilayah Perkebunan, untuk pemukiman tidak termasuk dalam radius 2,5 km.

“Lokasi perkebunan dan tempat usaha yang masuk radius 2,5 km dari kawah meliputi DLokon, Pelangi, Mahoni dan pertambangan galian C,” papar Supit. (Obi/*)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.