Wujudkan Kota Tomohon Zero Stunting Terus Dikebut

oleh -49 Dilihat
oleh

 

 

Manadotempo Tomohon.
Tekad untuk mewujudkan Kota Tomohon Zero Stunting terus saja dikebut. Angka 13,7 persen dari target nasional penurunan prevalensi stunting sebesar 14 persen di tahun 2024 sudah terlampaui, namun hal itu bukanlah tujuan akhir. Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon sekarang ini membidik Kota Tomohon sebagai kota percontohan zero stunting.

Buktinya, Ketua TP PKK Kota Tomohon Bunda drg. Jean d’Arc Senduk-Karundeng gerak cepat dan bertindak tepat dengan menggandeng Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Diano T Tandaju bersama Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kota Tomohon duduk bersama merumuskan tindakan nyata berkelanjutan guna menekan stunting hingga pada tingkatan zero, di Michi No Eki Pakewa, Kamis (27/7/2023).

“Ini bukti ya bahwa TP-PKK Kota bersinergi dengan multi pihak untuk sukses target Tomohon sebagai kota percontohan zero stunting. Untuk itu semua program dan sumberdaya yang di miliki Pemkot di gerakan, agar intervensi dan percepatan penurunan Stunting hingga tingkat zero, dapat terwujud,” ungkap drg. Jean d’Arc Senduk-Karundeng.

Tampak hadir dalam rapat bersama, Murphy Kuhu, STP Kordinator Program Manager Percepatan Penurunan Stunting Sulut, Lady Ante, Sekertaris Perwakilan BKKBN SULUT, Mareyke Manengkey dan Jefta Mamuaja, Satgas PPS Tomohon Sekertaris Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Tomohon. (Obi/*)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.