,

Warga Timbukar Tolak Alih Funsgi Lapangan Olahraga, HVK :Saya Dorong Semua Stakholder Lakukan Koordinasi

oleh -1258 Dilihat
oleh
Herol Vresly Kawoaan, anggota DPRD Sulut, mendengar aspirasi warga Timbukar

 

Manado Tempo – Anggota DPRD Sulut Dapil Tomohon-Minahasa, Herol Vresly Kaawoan ( HVK) menerima aspirasi masyarakat dari Desa Timbukar Kec.Sonder Kabupaten Minahasa, Rabu (2/08/2023) dikawasan Wanea Kota Manado.

Kepedulian HVK terhadap aspirasi ini terlihat manakalah secara seksama HVK mendengar keluhan masyarakat atas alih fungsi lapangan olahraga yang akan dijadikan Homestay oleh Pemerintah Desa Timbukar.

Kepada anggota Komisi I DPRD Sulut Bidang Pemerintahan, Hukum, Ham dan Kamtibmas ini salah seorang warga Bpk.Adri Rorong menuturkan sebagian besar masyarakat Desa Timbukar menolak alih fungsi lapangan olaraga menjadi homestay.
” Ini lahan lapangan olahraga adalah swadaya dari masyarakat agar ada tempat olahraga dan kegiatan desa bahkan kegiatan keagaman. Tapi kenapa justru mau dibangun homestay, lalu kemana kami bahkan anak cucu kita akan berolahraga nanti. Kami jelas jelas menentang keras tindakan ini,” ungkap Adri

Jelasnya jangan hanya ingin mendapatkan bantuan senilai Rp.400 juta lalu kemudian mengorbankan kepentingan masyarakat banyak.
“Tahu tahu tidak ada lahan kenapa diterima bantuan itu. Harusnya dipikirkan lahan yang lain, jangan justru membangun lokasi olahraga yang justru oleh Kemetrian Olahraga harus dipelihara bahkan ditingkatkam fasilitasnya,” tegas Adri

Adri juga mengatakan persoalan ini sudah dilaporkan juga kepada anggota Dekab Minahasa. Kami tegas menolak bahkan pondasi yang dbangun kami bongkar dan tutup tapi Pak Hukum Tua menggunakan kewenangan dengan meminta pengamanan aparat kepolisian.

Mendengar Aspirasi dan keluhan ini Wakil Ketua Umum Kadin Sulut HVK ini langsung melakukan koordinasi dengan Kadis Pariwisata Henri Katjili, dan terinformasi jika bantuan yang diberikan itu harusnya di gunakan untuk pusat pelatihan pariwisata, dilahan yang tidak digunakan.

HVK mendorong agar semua stakholder terkait melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik atas persoalan ini.
“Semya harus duduk bersama untuk secepatnya mencari solusi terbaik. Bersikap tenang jangan sampai persoalan ini memicu terjadinya konflik kepentinga ,” ucapnya.

(Deasy)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.