Dua Dokter Ahli Fertilitas RSIA FERINA Bagi Ilmu Dan Informasi Cara Mendapatkan Keturunan

oleh -650 Dilihat
oleh
Dokter Fertilitas RSIA Ferina Surabaya dr. Aucky Hinting, Ph.D., Sp.And (K), dan Dr. dr. Ashon Sa’adi, Sp.OG (K) bersama PT Abbott

Manado Tempo – Keberhasilan Tim Fertilitas di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ferina Surabaya, ternyata menjadi referensi bagi dokter kandungan diKota Manado dan pasangan yang sukses dengan program Bayi tabung.

Kesuksesan ini mendorong sejumlah mantan pasien bersama dengan PT Abbott
menggelar seminar “ Masalah Kesulitan Hamil Secara Tuntas” dilaksanakan di Hotel Peninsula, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (26/8/2023).

Tak tanggung tanggung dua dokter ahli yang terkenal yang sukses menangani sejumlah artis dihadirkan yakni dr. Aucky Hinting, Ph.D., Sp.And (K), dan Dr. dr. Ashon Sa’adi, Sp.OG (K) bersama PT Abbott

Dalam seminar itu, dr. Aucky Hinting dan dr. Ashon menjadi pembicara, sebagai moderator Prof. dr. Edwin De Queljoe, MSc., Sp.And (K).

dr. Aucky Hinting, Ph.D., Sp.And (K)

Di sela-sela acara, dr. Aucky Hinting mengatakan, untuk melakukan program kehamilan nomor satu itu harus tahu keadaan pasangan suami dan istri.

Menurut dr. Aucky, kalau pasangan suami istri menikah satu tahun minimal 80 persen hamil. Kalau orang menikah sudah jalan dua tahun 93 persen hamil.

“Berarti ada tujuh persen yang tidak hamil. Yang ngak hamil ini pasti ada sesuatu. Sesuatunya yang kita cari. Paling gampang kita lihat jangan-jangan walau umurnya mudah tapi cadangan telurnya rendah, tapi jangan-jangan kita tanya-tanya oh ya dia pernah operasi, keluarganya ada monopause muda dan lain sebagainya,” katanya.

“Jadi, optimal itu setelah satu tahun tapi maksimal itu dua tahun. Kalau tiga tahun tidak hamil-hamil pasti ada sesuatu,” tambah dr. Aucky.

dr. Aucky juga menyarankan kalau istri usia di atas 35 tahun, baiknya enam bulan dia harus cek karena umurnya sudah 35 tahun.

“Kalau dia menunggu tiga tahun, jadi 38 tahun terlalu tua dia dan kesempatannya hilang,” sebut dr. Aucky menyarankan.

dr. Aucky juga mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan bayi tabung dan bayi normal sejauh ini.

“Perbedaan bayi tabung dan bayi normal sejauh ini tidak ada. Ada kelainan-kelainan genetik sedikit lebih tinggi dari bayi tabung,” ujarnya.

dr. Aucky juga bagi tips agar kondisi pria dengan kualitas sperma baik yakni Alkohol

Menghindari Cafein berlebihan, tidur cukup yang cukupx menghindarink konsumsi obat – obatan,
CD yang ketat, makanan makanan bergizi, menghindari stress.

Terkait program bayi tabung, kata dr. Aucky, sampai saat ini tidak masuk BPJS Kesehatan.

“Untuk proses ambil telur, pembuahan sampai penanaman itu Rp 34 juta di luar obat suntik. Obat suntik mulai Rp 15-30 juta. Jadi orang menyiapkan dana kira-kira Rp 60 juta untuk satu siklus. Saya banyak pasien dari Manado,” kata dr. Aucky.

Sementara itu, dr. Ashon Sa’adi mengatakan, seminar ini upaya gathering tentang peningkatan keilmuan dan bel informasi khususnya masyarakat di Manado terkait dengan fertilitas.

“Harapan kami pertemuan ini peserta dapat mendapatkan informasi yang betul terhadap bagaimana fertilisasi itu kita butuhkan,” harap dr. Ashon.

dr. Ashon juga mengungkapkan ada 71 pasangan dari Manado yang berkunjung ke RSIA Ferina Surabaya.

“Berarti adanya sesuatu yang perlu kita optimalkan. Dan Manado saat ini belum memiliki sentra IVF, ini salah satu bagaimana kita memberikan informasi ke sana,” tandas dr. Ashon.

Bagi kaum wanita dr, Ashon juga menyarankan agar waspada dengan kondisi jika didapati keputihan, haid tidak teratur, pernah dikemoterapi , adanya infeksi dan kualitas tidur tidak baik akan berdampak pada kesuburan.

Testimoni Pasangan Suami istri yang sukses dengan program bayi tabung

Seminar dihadiri pasangan suami istri yang sedang berusaha atau melakukan program untuk mendapatkan anak.

Selain itu, pada acara tersebut juga hadir beberapa pasien yang telah berhasil mengikuti program bayi tabung yang ditangani Tim Fertilitas RSIA Ferina Surabaya.

Pasangan suami istri yang sudah berhasil mendapatkan anak lewat program bayi tabung ikut memberikan kesaksian dari awal proses program hingga bisa mendapatkan anak.

Cerita-cerita itu memotivasi pasangan suami istri yang belum memiliki anak dan akan ikut program bayi tabung. Terlihat usai acara, beberapa pasangan suami istri mulai berkomunikasi dengan dr. Aucky Hinting.

Seminar berlangsung sukses. Para peserta antusias mengikuti acara. Mereka juga banyak bertanya kepada para dokter yang sudah berpengalaman menangani program kehamilan termasuk bayi tabung. Usai acara peserta juga diberikan doorprize.

Tim Fertilitas RSIA Ferina Surabaya sudah puluhan tahun berpengalaman menangani program kehamilan termasuk bayi tabung. Tim ini sudah menangani pasien-pasien dari seluruh kota di Indonesia termasuk Manado.
(Deasy Holung)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.