Bantu Masyarakat, Gubernur Olly Pantau Gerakan Pangan Murah di TKB Manado

oleh -88 Dilihat
oleh

Manado, ManadoTEMPO- Gubernur Sulawesi Utara, Prof DR (HC) Olly Dondokambey memantau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan, serta pengendalian inflasi, Jumat (29/12/2023) di Taman Kesatuan Bangsa, Manado.

Ini sebagai langkah antisipatif yang dilakukan Pemprov Sulut menyikapi lonjakan harga pangan dan bahan pokok di akhir tahun 2023.

Gubernur Olly saat diwawancara mengungkapkan bahan pokok yakni beras, minyak dan gula serta pangan berupa bawang merah, bawang putih, cabe/rica, tomat (barito) dijual dengan harga terjangkau.

“Kita beli dari petani 100 ribu cabe, kita jual harga 60 ribu. Pemerintah mensubsidi agar harga cabe stabil, beras kita jual 5 kilogram 50 ribu,” ungkapnya didampingi Wakil Walikota Manado, Richard Sualang.

Dia menuturkan gerakan pangan murah sangat dibutuhkan masyarakat memasuki akhir tahun. Pemprov sendiri telah memulai kegiatan ini sejak bulan Agustus silam bekerja sama dengan stakeholder terkait seperti Bulog dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Bulog kurang lebih setiap hari didistribusikan langsung ke masyarakat sehingga berdampak sangat positif bagi kebutuhan masyarakat dengan kenaikan harga bahan pokok di akhir tahun ini,” imbuhnya.

Menyikapi harga cabe yang terus naik, Dondokambey meminta Pemerintah Kabupaten/Kota untuk menindaklanjuti program BI berkolaborasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang telah membagikan bibit cabe ke masyarakat.

“Sehingga kebutuhan konsumsi pribadi bisa tertangani dengan baik,” tandas Gubernur.

DISERBU MASYARAKAT

Sementara terpantau di lokasi pasar murah tersebut, ribuan warga Manado memadati lokasi pasar murah di Taman Kesatuan Bangsa atau TKB, Jumat (29/12/2023).

Disana antrian panjang terjadi. Panjang antrian mencapai belasan meter. Warga Manado berdesakan di stan rica. Pasalnya, harga rica yang dijual memang terbilang miring.

Beda jauh di pasaran yang mencapai Rp 200 ribu per Kilogram. Antrian juga terjadi di stan beras. Harga beras juga miring. Hanya Rp 49 ribu per kilogram. Kian siang, warga Manado makin banyak. Tak peduli panas terik, mereka terus mengantri.(inot)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.