Awasi 1.9.Juta Pemilih, Ardiles Mewoh : Kami Butuh Partisipasi Aktif Semua Pihak

oleh -41 Dilihat
oleh

 

Manado TEMPO, Minimnya Sumber Daya Manusia yang dimiliki oleh Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) untuk menjangkau dan mengawasi 1.9 Juta Pemilih yang ada di Sulut yang tersebar di 8240 TPS agar pemilu berjalan aman dam lancar tanpa kecurangan maka Bawaslu Sulut senantiasa melibatkan semua stakholder unsur unsur penting dalam masyarakat dan berbagai organisasi agar menjadi mata dan tenaga bagi Bawaslu. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua Bawaslu Sulut Dr. Arsiles Mewoh, MSi saat membuka
Rapat Fasilitasi Dukungan Sekretariat Bawaslu Propinsi Sulut dibawa pimpinan Kepala sekretariat  Aldrin Christian bersama stakeholder dalam pengawasan tahapan masa tenang pemilihan umum tahun 2024  di Provinsi Sulut 11-13 Februari 2024 di Hotel.Arta Duta Manado.

“Kami memang sedslang giat dan gencar melakukan kegiatan yang meibatkan semua pihak yang terkait pemilu khususnya pengawasan pemilu. Kenapa demikian ? Karena bawaslu tidakbisa bekerja sendiri, bawaslu tidak bisa menyelesaikan tugas sendiri. Karena melalukan pengawasan pemilu itu pekerja yang luas dan banyak, pemilu ivent yang kolosal yang melibatkan seluruh masyarakat indonesia yang punya hak pilih,”ungkap Ardiles.

Ketua Bawaslu Sulut, Dr.Ardiles Mewoh, MSi

Tambahnya di Sulut Bawaslu harus mengawasi 1.9 Pemilih yang tersebar di 1839 kelurahan , di 8 .240 TPS dengan jumlah personil keseluruhan total 10.500 . Tentu tidaksebanding, maka diperlukan dukungan semua pihak.

” Semakin banyak orang terlibat dalam partisipasi aktif dan melibatkan diri maka akan semakin mudahn kerja-kerja bawasku disamping potensi kecurangan yang mungkin terjadi dapaat dihindari,”ujarnya.

Dimasa tenang tandasnya, Bawaslu telah menyampai nyampaikan potensi potensi pelanggaran karena itu harilus ditaati dan menjadi perhatian serius semua pihak.
Dimana Tenang ini kami sudah tegaskan tidak ada lagi Kampanye dalam bentuk apapun.

Sulut sendiri tandasnya berada diurutan kedua IKP, ini tentunya menjadi early warning bagi semua, namun bersyukur pelaksanaan kampanye yang panas dimedsos berjalan aman.

Ardiles juga memastikan pihaknya terus menertibkan APK dengan target H-1 semua sudah bersih.
“Kami juga mengimbau agar semua parpol dan masyarakat dapat membersihkan APK, kalau ada didapati bisa di.foto kirimkan kepada kami,” ujar Ardiles.

Tegas Mewoh kami juga memastikan suara di TPS tidak akan mengalami penambahan ataupub pengurangan.

Sekarang ini semakin transparan, tidak bisa lagi macam macam semua bisa mengakses langsung hasil perhitungan di TPS,”tandas Mewoh.
Sekretaris Bawaslu Sulut, Aldrin Arthur Christian, S.STP menjelasakan pihaknya melibatkan berbagai elemen dan organisasi masyarakat, agar nantinya bisa menjadi corong untuk menyampaikan pada masyarakat daj komnitas masing masing.

” Jadi kami menghadirkan LO Partai dan DPD, Tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyaraat, Pemantau pemilu, pers dan pemilih pemula,kami berharap apa yang mereka dengan bisa disampau sampaikan kepada masyarakat,”harapnya.

 

(Deasy Holung)

No More Posts Available.

No more pages to load.