Jamin Harga Pangan Terkendali Jelang HKBN, Pemkot Turunkan TPID

oleh -48 Dilihat
oleh

Tomohon, manadotempo.com – Jelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Tomohon berupaya menjamin harga pangan di pasar agar tetap terkendali.

Upaya tersebut dilakukan dengan menurunkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon untuk terus memantau kondisi pasar dan ritel di masa Bulan Puasa menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN): Idul Fitri bagi umat muslim, dan Perayaan Paskah bagi umat Kristen.

“Berdasarkan pantauan, harga-harga bahan pokok cukup terkendali, sekalipun memang ada beberapa komoditas yang sudah mengalami kenaikan harga pada beberapa waktu yang lalu, seperti beras, gula, minyak, dan telur,” Kata Kadis Perdagangan dan Industri Rudi Lengkong SSTP.

Kata Lengkong, Pemkot Tomohon juga telah melakukan beberapa langkah strategis antara lain gerakan pasar murah untuk komoditas beras, minyak dan gula dalam koordinasi dgn TPID.

Khusus untuk komoditas beras, dalam rangka menjaga pasokan untuk ketersediaan stok dan stabilitas harga, maka telah dilakukan Kerjasama Antar Daerah (KAD) Business to Business (B to B) antara Pedagang Kota Tomohon dengan Petani/Pemasok dari Kabupaten Bolaang Mongondow sebagai bentuk sinergitas Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, dalam kegiatan yang di fasilitasi oleh BI Perwakilan Sulut.

“Diharapkan lewat KAD ini maka pasokan beras dangan harga stabil dapat terjaga di Kota Tomohon,” lanjut Lengkong.

Ia juga mengatakan, direncanakan kerjasama ini akan di tingkatkan menjadi KAD G to G antara Pemkot Tomohon dan Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Selama bulan puasa dan jelang hari raya Idul Fitri dan Paskah, pemerintah melalui Dinas Terkait bersama TPID menghimbau kepada pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak, dan tidak menahan stok ketika dibutuhkan oleh konsumen,” imbau Kadis Perdagangan dan Industri Kota Tomohon itu.

“Pemerintah dan TPID akan terus memantau dan sewaktu-waktu akan melaksanakan sidak pasar dan gudang-gudang penyimpanan bahan pokok,” tambanya. (Oby)

No More Posts Available.

No more pages to load.