Respon Cepat Keluhan Masyarakat Tara-Tara, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk Turunkan Alat Berat di TPA Tara Tara

oleh -5708 Dilihat

Manadotempo Tomohon. 

 

Pemerintah Kota Tomohon dalam hal ini wali kota Caroll Senduk gerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat Kelurahan Tara-Tara, Kecamatan Tomohon Barat dengan menginstruksikan dinas dinas terkait. Dimana tumpukan sampah yang dibawa mobil pengangkut, nyaris menutupi badan jalan di seputaran kompleks Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

 

Tak tanggung-tanggung, aksi yang dipimpin oleh Ketua TP-PKK Kota Tomohon Ny drgJeand’arc Senduk-Karundeng bersama jajaran terkait. Menunjukkan betapa besarnya kepedulian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.

 

Meski saat ini masih dalam masa libur Idul Fitri, tak buat kendor upaya pembersihan sampah. Dimana menurut informasi, ada juga segelintir oknum yang diduga sengaja membuang sampah tak pada tempatnya.

 

 

“Secara bertahap sampah yang berserakan, diangkut dipindahkan ke tempat semestinya. Dari laporan memang ada masalah teknis terkait mesin atau alat berat yang biasa dioperasikan,” ungkap Ny drgJeand’arc.

 

 

“Kami juga berharap kepada masyarakat, agar masing-masing kita disiplin untuk memilih dan memilah sampah. Biar nantinya gampang untuk diangkut atau didaur ulang nantinya. Kesadaran menjaga lingkungan bersih dan asri, penting juga dimiliki oleh masing-masing pribadi,” tambah first lady kota bunga ini.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Tomohon John Kapoh mengakui, terkait dengan kondisi saat ini di TPAT ara-Tara dari sisi pengelolaanya terkendala dengan alat berat operasional.

 

 

“Pengelolaan TPA memang perlu peningkatan sarana, lebih khusus alat eksavator dalam masa perbaikan. Kondisi alat berat yang sudah uzur, tak prima lagi. Sudah beberapa kali diperbaiki beberapa onderdilnya, tapi memang belum bisa difungsikan sebagaimana normalnya,” terang Kapoh.

 

 

Olehnya, Kapoh melanjutkan, dalam penanganan sampah kali ini, DLH bekerja sama dengan Dinas PUPR dan BPBD. Dan bersyukur sudah lebih baik kondisinya dari sebelum,” kata dia.

 

Disentil terkait adanya informasi soal, adanya oknum-oknum yang membuang sampah dalam jumlah besar. Kapoh bilang, pihaknya akan mencoba menelusuri perihal kebenaran hal itu.

 

“Ada info memang, dimana ada oknum-oknum yang membuang sampah bukan dari petugas DLH. Hal ini sementara kita telusuri. Dan perlu diketahui juga, ada beberapa titik di TPA yang sudah tak memungkinkan lagi untuk menampung sampah. Dengan kondisi tersebut, sebagai pimpinan saya juga menginstruksikan kepada petugas, untuk memprioritaskan masalah atau aspek keselamatan,” terangnya. (Oby/***)

No More Posts Available.

No more pages to load.