50 Terbaik ADWI 2024, Batuputih Bawah Kota Bitung Jadi Desa Wisata Terbaik di Sulut

oleh -63 Dilihat
oleh

ManadoTEMPO- Desa Wisata Batuputih Bawah Kota Bitung, Sulawesi Utara sukses masuk 50 besar sebagai Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2024.

Desa yang terletak di Kelurahan Batuputih Bawah, Kecamatan Ranowulu itu menjadi satu satunya wakil dari Provinsi Sulawesi Utara yang lolos hingga 50 terbaik. Hal ini adalah sebuah kehormatan dan penghargaan atas dedikasi seluruh pihak yang terus bekerja secara kolaboratif. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, Minggu, 26 Mei 2024.

“Selamat kepada Desa Wisata Batuputih Bawah yang telah masuk sampai 50 besar, setelah sebelumnya melewati kurasi dari 500 Desa Wisata, ini adalah sebuah pencapaian luar biasa, ” jelas Maurits.
Maurits juga berharap, dengan predikat sebagai salah satu dari 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia, sektor pariwisata Kota Bitung akan semakin berkembang.

“Semoga dengan predikat sebagai Desa Wisata terbaik, Batuputih khususnya dan Kota Bitung secara umum akan dibanjiri wisatawan. Mari sama sama kita jaga ini, agar berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat kita,” pungkasnya.

 


Ada 5 Kategori Penilaian ADWI 2024
1. Kategori Daya Tarik Desa Wisata Dimana setiap Desa Wisata memiliki keunikan, keautentikan, yang menjadi daya tarik wisata, berupa produk wisata alam, budaya, dan wisata buatan. Serta produk kuliner, kriya dan fesyen

2. Kategori Amenitas Peningkatan kualitas amenitas dengan standar CHSE melalui fasilitas homestay, toilet, sera fasilitas penunjang pariwisata lainnya. Seperti parkir, restoran, dan tempat ibadah. Yang bertujuan untuk pemenuhan sarana dan prasarana kenyamanan wisatawan.

3. Kategori Digital Akaslerasi transformasi digital melalui pelayanan infrastruktur dengan menciptakan konten kreatif sebagai sarana promosi Desa Wisata melalui media digital

4. Kategori Kelembagaan dan SDM Pemberdayaan SDM di Desa Wisata untuk meningkatkan lapangan kerja, dampak ekonomi, kesetaraan gender dalam pelibatan peningkatan SDM di Desa Wisata.

5. Kategori Resiliensi Pengelolaan Desa Wisata berkelanjutan dengan memperhatikan isu lingkungan serta memiliki manajemen resiko.(inot)

No More Posts Available.

No more pages to load.