Reduksi Pelanggaran Dan Kesalahan Distribusi Logistik Pilkada, Erwin Sumampouw : Koordinasi KPU Dan Jajaran Harus Ditingkatkan

oleh -958 Dilihat
oleh
Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) selaku Koordiv SDM, Organisasi dan Diklat Erwin F. Sumampouw, SP., MAP saat membuka acara

ManadoTEMPO – Banyaknya persoalan terkait dengan distribusi logistik saat pelaksaan Pileg dan Pilpres, 14 Februari lalu, menjadi bahan evaluasi sekaligus koreksi terhadap penyelenggara.

Untuk mereduksi agar persoalan ini tidak terjadi lagi dalam pelaksaan Pilkada (27/11/2024) mendatang maka Bawaslu Sulut melalui Divisi SDM Organisasi dan Diklat menggelar Rapat Evaluasi terkait distribusi logistik , 28-29 Juni 2024 di The Sentra Hotel.

Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) selaku Koordiv SDM, Organisasi dan Diklat Erwin F. Sumampouw, SP., MAP

Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) selaku Koordiv SDM, Organisasi dan Diklat Erwin F. Sumampouw, SP.MAP saat membuka kegiatan tidak menampik jika pengawasan terhadap distribusi logistik kurang maksimal. Tandasnya akses Bawaslu untuk mengawasi mulai pencetakan surat suara dibatasi.
“Bagaimana kami bisa maksimal jika jajaran Bawaslu mengawasi dari luar pabrik, demikian dengan pemilihan logistik untuk di sebar di Kab/Kota dan TPS,” terang Mantan Bawaslu Minahasa ini.

Akibat minimnya akses ini imbasnya banyak persoalan yang terjadi seperti kekuarangan kertas, tertukarnya plano dan lainya. Kedepan ini tidak boleh terjadi lagi,”tegas Erwin.

Tambahnya Bawaslu saat Pleno terkait kertas suara ngotot untuk memastikan jika KPU Sulut melaksanakan apa yang menjadi keputusan Ketua KPU RI, karena pidana mengancam.

Dirinya juga mengingatkan agar fungsi Koordinasi antara KPU serta Jajaran dan Bawaslu juga dengan jajaran untuk lebih ditingkatkan dan dimaksimalkan.
“Puji Tuhan meski indeks kerawanan pemilu kita diperingkat dua, apa yang dikwatirkan tidak terjadi. Semua boleh berjalan aman dan lancar,” ucap pria low profile ini.

Meski demikian Erwin terus mengajak masyatakat untuk dapat terus meningkatkan pengawasan partisipasi, agar dapat membantu tugas tugas Bawaslu juga KPU.
” Diakui SDM kita terbatas, contoh saat ini pantarlih tengah melalukan coklit. Mereka banyak personil tidak sebanding dengan kita. Karena itu kami terus menggelar kegiatan sosialisasi dengan melibatkan berbagai organisasi baik agama, kemasyarakat,.pemuda, mahasiswa agar ada kesepahaman dan juga menerima masukan,”urainya.

Dalam kesempatan Erwin mengingatkan konsekuensi pidana terhadap Panwascam, PPL agar melakukan pengawasan melekat.

Erwin Sumampouw berharap semua masukan yang disampaikan akan menjadi rekomendasi untuk diteruskan ke Bawaslu RI.
“Mari kita sukseskan Pilkada serentak 27 November 2024, partisipasi anda dalam melakukan pengawasan akan menjadi daya dorong untuk menyukseskan pilkada.
Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu tegakkan Keadilan tegakkan keadilan pemilu,” ajak Erwin.

(Deasy Holung)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.