Seriusi Pemutakhiran Data Pemilih, Kenly Poluan : Kami Akan Terus Libatkan Media Dalam Setiap Tahapan Pilkada

oleh -76 Dilihat
oleh
KPU Sulut Gelar Media Gathering

ManadoTEMPO – Pentingnya peranan media dalam setiap tahapan pilkada termasuk pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit), maka KPU Sulut mengandeng media yang ada didaerah ini menggelar media gathering yang digagas Divisi Perencanaan,Data dan Informasi yang diketuai, Lanny Ointu.

Kegiatan media Gathering ini dibuka oleh Ketua KPU Sulut dengan menghadirkan sejumlah nara sumber, Anggota DKPP RI, Muhammad Tio Aliasya, Ketua Bawaslu, DR.Ardiles Mewoh, dan Dekan Fisip Unsrat, DR.Ferry Liando.

Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan mengatakan proses coklit yang sementara berlangsung berjalan baik. Meski diakuinya ada hambatan yang terjadi.
” Kami bersama KPU Kab/Kota serta PPK dan PPS menggelar rapat evaluasi terkait kendala yang dihadapi. Proses Pemutakhiran data ini tandasnya masih akan berlangsung hingga hari H,”jelas Kenly di Rumah Kopi 8 Sario, Rabu (10/7/2024)

Komisioner KPU Sulut, Lanny Ointu menjadi moderator dalam kegiatan ini.
Dalam kesempatan ini Ointu mengingatkan agar Media mengambil peranan yang penting untuk memberikan masukan dan informasi terkait tahapan coklit dan pemutakhiran daftar pemilih.
Tandasnya Coklit di Sulut sudah 99 Persen.
” Masih ada cukup.waktu bagi kami melalukan evaluasi dan perbaikan mislanya ada yang tidak dilokasinsaat coklit. Itu kami tandasi,”tandasnya.

Muhammad Tio Aliyansha mengapresiasi penyelenggara baik KPU dan Bawaslu Sulut dalam jalannya pemilu 2024. Dia berharap pada pelaksanaan Pilkada, pihak penyelenggara juga bekerja profesional dan berintegritas.

Tidak hanya komisioner dan badan adhoc, jajaran sekretariat juga harus menaati kode etik dalam penyelenggaraan Pilkada.

Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh menyampaikan beberapa hal terkait pemutakhiran dana pemilih. Dirinya mengingatkan jajaran KPU, tidak hanya mengejar realisasi capaian coklit tapi juga kualitas hasil coklit tersebut.

Dia mengungkapkan ada 154 saran perbaikan dari pengawas pemilu ditujukan kepada KPU Kabupaten/Kota serta jajaran di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.

Sementara itu, Dekan FISIP Unsrat, Dr Ferry Liando, mengatakan daftar pemilih juga berkaitan dengan pengadaan logistik. Secara garis besar, dia menekankan ada tiga hal penting yang menjadi alasan data pemilih ini harus diseriusi.

Yang pertama karena berkaitan dengan hak politik warga negara. Kedua legitimasi, dimana partisipasi pemilih akan naik berangkat dari daftar pemilih. Ketiga dalam rangka mencegah politisasi terhadap penyusunan daftar pemilih. Pasalnya salah satu objek yang sering disengketakan terkait hasil Pemilu dan Pilkada adalah daftar pemilih.

Dalam kegiatan ini sejumlah pertanyaan kritis disampaikan awak media.

Lanny Ointu berjanji akan melibatkan media dalam setiap tahapan pilkada.

(Deasy Holung)

No More Posts Available.

No more pages to load.