Manadotempo Tomohon.
North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2024 merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh Bank Indonesia (BI) bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP propinsi Sulawesi Utara.
Event tersebut memberikan peluang kepada seluruh kab/kota untuk menyusun sebuah proposal proyek yang akan dipromosikan oleh daerah untuk diinformasikan kepada para investor sehingga investor dapat memperoleh informasi yang berimbang tentang kondisi objek-objek investasi yang bisa ditawarkan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon Judhistira A.K Siwu, SE, MSi memberikan pemaparan terkait Proyek Pengembangan Wisata Danau Linouw.
Ini adalah kegiatan yang diprakarsai oleh BI bersama dengan DPMPTSP provinsi Sulawesi Utara.
Salah satu kriteria penilaian itu adalah dokumen-dokumen yang dimiliki. Jadi kota Tomohon menawarkan lokasi Danau Linouw sudah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD Tahun 2021-2025.
Sementara, Kepala DPMPTSP Kota Tomohon, Aneke G Maindoka, S.Sos, MSi menyampaikan penilaian ini sudah melalui beberapa tahap untuk kelayakanya,
“ Mulai dari Proposal, Penilaian Administrasi, Presentasi Via Zoom, Pengecekan Lokasi dan Pemaparan Akhir. Kemudian Dari 15 Kabupaten/Kota, Tomohon Lolos ke Final dan jadi juara 1,” ungkapnya.
North Sulawesi Investment Challenge (NSIF) merupakan ajang kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan tujuan untuk mendorong daerah-daerah di Sulawesi Utara mengembangkan potensi investasi dan meningkatkan daya saing.
Dengan kemenangan ini, Kota Tomohon diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi destinasi investasi yang semakin menarik di Sulawesi Utara.
Diketahui para Juri dari Bappenas, PT. SMI, BKPM RI/Kementrian Investasi.
Dan hadir dalam kegiatan Ibu Assisten II, Dra. Lili Solang MM, Ibu Aneke Maindoka selaku Kadis DPMPTSP Kota Tomohon. (Oby)
